Berita

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty (kanan)/RMOL

Politik

Bawaslu Keberatan Pemilu 2024 Bisa Nyoblos hanya Pakai Kartu Keluarga

JUMAT, 07 JULI 2023 | 14:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penggunaan Kartu Keluarga (KK) sebagai opsi bagi pemilih yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) untuk mencoblos diprotes Bawaslu RI.

Pelaksana harian (Plh) Ketua Bawaslu RI Lolly Suhenty menjelaskan, e-KTP merupakan syarat wajib yang harus dimiliki pemilih untuk menyalurkan suaranya pada pemilihan umum.

"Kita enggak boleh lupa, di Undang-undang (UU 7/2017 tentang Pemilu) itu yang diatur adalah penggunaan melalui KTP elektronik," ujar Lolly, Jumat (7/7).


Dia pun menilai, rencana KPU memberlakukan KK sebagai instrumen verifikasi pemilih yang belum memiliki e-KTP tidak sesuai UU Pemilu. Sebab, dalam Pasal 348 UU Pemilu terdapat pengertian pemilih adalah pemilik e-KTP.

"KTP itu administrasi kependudukan plus cara kita memverifikasi pemilih. Tapi kalau KK administrasi kependudukan (sifatnya) arsip," urainya menegaskan.

Oleh karena itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu RI itu mendorong KPU memperjelas aturan teknis di TPS.

Hal tersebut, dianggap Lolly sebagai satu hal yang penting karena pada Pemilu 2024, ada 4 juta pemilih tidak memiliki e-KTP tapi masuk DPT.

"Bawaslu tentu harus berpikir bagaimana ini menjadi kerawanan yang perlu diantisipasi. Harapan kami, secepatnya KPU mengadakan forum tripartit (dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri)," pungkas Lolly.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya