Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Net

Dunia

Retno Marsudi Beberkan Delapan Hal yang akan Dibahas Menlu se-ASEAN Pekan Depan

JUMAT, 07 JULI 2023 | 12:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan menteri luar negeri ASEAN, ASEAN Ministerial Meeting/Post Ministerial Conference (AMM/PMC), pada pekan depan, yang berlangsung pada 11-14 Juli 2023.

Pertemuan ini akan diikuti oleh 29 negara, bersama Sekretariat ASEAN dan Uni Eropa. Sejauh ini sudah ada 1.165 delegasi yang tercatat akan hadir selama empat hari pertemuan di Jakarta.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menjelaskan, AMM/PMC merupakan salah satu mekanisme ASEAN untuk bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai isu sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam PBB, Piagam ASEAN, dan hukum internasional.


Untuk itu pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas berbagai hal demi menjaga stabilitas, perdamaian, dan ketahanan ekonomi kawasan.

Adapun Retno menyebut ada delapan hal yang akan dibahas selama rangkaian pertemuan AMM/PMC.

"Pertama, memperkuat penegakan prinsip-prinsip di ASEAN Charter dan berbagai tata perilaku seperti TAC, SEANWFZ, maupun AOIP guna terciptanya perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran kawasan," kata Retno dalam konferensi pers pada Jumat (7/7).

Kedua, ia mengatakan, pertemuan tersebut akan mengedepankan upaya untuk terus memperkuat Confidence Building Measures/CBM sembari mulai memperkuat preventive diplomacy.

"Dalam kaitan ini, saya akan mendorong agar mekanisme China, Japan, Korea dapat direvitalisasi kembali. Mekanisme ini sangat penting bagi stabilitas dan kemakmuran kawasan," tambahnya.

Ketiga, mendorong Nuclear Weapon States (NWS) untuk aksesi Protokol Traktat SEANWFZ. Keempat menyelesaikan guidelines untuk mempercepat penyelesaian negosiasi Code of Conducts di Laut Cina Selatan.

Kelima menyelesaikan pembentukan ASEAN Maritime Outlook.

"Outlook ini akan menjadi dokumen yang sangat strategis untuk memperkuat sinergi dan menghindari duplikasi kerja sama maritim, yang selama ini dilakukan oleh 12 badan sektoral ASEAN dan dan sebagai rujukan negara mitra dalam kerja sama maritim dengan ASEAN," jelas Retno.

Kemudian keenam, pertemuan akan membahas kerja sama konkret dalam rangka memperkuat ketahanan pangan, arsitektur kesehatan kawasan, penguatan kerja sama maritim, dan transisi energi termasuk ekosistem kendaraan listrik.

Adapun hasil pembahasan dari berbagai isu ini akan disampaikan ke KTT ke-43 ASEAN bulan September mendatang.

Ketujuh, akan dibahas untuk pertama kalinya implementasi ASEAN Outlook on the Indo Pacific (AOIP), dengan fokus pada pembahasan kerjasama konkret.

Sebagai tindak lanjut, makan dilakukan ASEAN-Indo Pacific Infrastructure Forum pada September mendatang untuk mengimplementasikan AOIP.

Terakhir, pertemuan AMM/PMC juga akan menggandeng Asosiasi Negara-Negara Pesisir Samudra Hindia (IORA) dan Forum Kepulauan Pasifik (PIF) untuk pertama kalinya dalam upaya pelaksanaan AOIP.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya