Berita

Presiden Joko Widodo saat mencium tangan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Pasang Surut dengan Megawati, Jokowi Ingin Garansi Aman Paska Lengser

JUMAT, 07 JULI 2023 | 06:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Relasi politik antara Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri kerap mengalami pasang surut. Meski demikian, hubungan keduanya tidak bisa dikategorikan sebagai pecah kongsi.

Demikian analisa pengamat Citra Institute Yusak Farchan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/7).

Kata Yusak, habitat politik Jokowi tetaplah ada pada PDIP. Ketegangan dengan Megawati lebih dipengaruhi oleh kepentingan Jokowi pasca lengser. Artinya, Jokowi ingin seluruh program pemerintahannya dilanjutkan dan karir anaknya yang saat ini menjabat Walikota aman.


"Bagaimana aman, program-programnya bisa dilanjutkan dan karir politik anak-anaknya aman," demikian kata Yusak.

Pandangan kandidat Doktor Politik Universitas Nasional ini, sampai saat ini semua kepentingan Jokowi belum seluruhnya tergaransi oleh PDIP. Khususnya, soal keberlanjutan masa depan politik anak-anak Jokowi.

Apalagi, di PDIP, Jokowi hanyalah petugas partai dan tidak bisa mengendalikan penuh PDIP karena kalah kekuatan dengan Mega.  

Atas dasar itulah, Yusak melihat, menjadi alasan Jokowi bermanuver menaruh telur di banyak keranjang bakal calon presiden (bacapres) yaitu Ganjar dan Prabowo.

"Jokowi sedang menaruh harapan terhadap capres yang benar-benar bisa menggaransi kepentingannya," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya