Berita

Serangan udara militer Israel yang menargetkan Jenin, Tepi Barat yang diduduki/Net

Global

UEA Gelontorkan Rp 226 Miliar untuk Bangun Kembali Jenin

KAMIS, 06 JULI 2023 | 18:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan bantuan sebesar 15 juta dolar AS atau setara dengan Rp 226 miliar untuk membangun kembali kamp pengungsi Jenin yang hancur selama operasi militer Israel.

Menurut kantor berita WAM yang dikelola pemerintah pada Kamis (6/7), bantuan tersebut nantinya akan disalurkan pada badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang membantu pengungsi Palestina, UNRWA. Bantuan ditujukan untuk membangun kembali rumah dan bisnis yang hancur di Jenin, Tepi Barat yang diduduki.

Serangan Israel selama dua hari pada Senin (3/7) dan Selasa (4/7) telah membawa kerusakan parah di Kota Jenin, khususnya di kamp-kamp pengungsian. Pemerintah setempat bahkan menyebut hampir 80 persen rumah di kamp pengungsian Jenin mengalami kerusakan, terbakar, atau hancur.


Operasi militer yang diluncurkan Israel ini tercatat menjadi serangan terburuk di Tepi Barat yang diduduki selama dua dekade terakhir. Serangan ini membuat 13 warga Palestina meninggal dunia dan lebih dari 100 lainnya terluka.

Serangan besar-besaran itu terjadi di tengah lonjakan kekerasan selama lebih dari setahun yang telah menciptakan tantangan bagi pemerintah sayap kanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Koalisinya didominasi oleh ultranasionalis yang menyerukan tindakan lebih keras terhadap militan Palestina hanya untuk melihat pertempuran semakin memburuk.

Lebih dari 140 warga Palestina tewas tahun ini di Tepi Barat, dan serangan Palestina yang menargetkan warga Israel telah menewaskan sedikitnya 25 orang, termasuk penembakan bulan lalu yang menewaskan empat pemukim.

Israel merebut Tepi Barat, Yerusalem timur, dan Jalur Gaza dalam perang Timur Tengah 1967. Orang-orang Palestina mencari wilayah-wilayah itu untuk negara merdeka yang mereka harapkan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya