Berita

Mantan Presiden El Salvador, Mauricio Funes/Net

Dunia

Gelapkan Pajak, Mantan Presiden El Salvador Divonis Enam Tahun Penjara

KAMIS, 06 JULI 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mantan Presiden El Salvador, Mauricio Funes telah dijatuhi hukuman enam tahun penjara oleh pengadilan karena kasus penggelapan pajak. Ini merupakan hukuman kedua yang diterima mantan pemimpin sayap kiri itu dalam tahun ini.

Dalam putusan yang diumumkan pada Rabu (5/7), selain hukuman penjara, Funes juga diwajibkan membayar denda sebesar lebih dari 200 ribu dolar AS (Rp 3 miliar) karena terbukti menghindari pajak sebesar 85 ribu dolar AS (Rp 1,2 miliar) sejak tahun 2014, sesuai dengan keputusan pengadilan.

Mengutip Reuters pada Kamis (6/7), mantan presiden periode 2009-2014 tersebut juga divonis 14 tahun penjara pada awal tahun ini, karena terlibat dengan kelompok kriminal dan gagal memenuhi tugasnya untuk melindungi penduduk.


Dalam kasus yang sama, mantan Menteri Kehakiman dan Petahanan David juga dihukum penjara selama 18 tahun, karena diduga telah bersekongkol dengan Funes untuk bekerja sama dengan anggota geng selama upaya gencatan senjata dan imbalan bantuan elektoral.

Namun, situasi hukum kini dilaporkan menjadi kompleks, karena saat ini meski Funes telah dijatuhi hukuman dua kali, namun ia telah tinggal di Nikaragua dan telah menjadi warga negara di sana, yang tidak memberlakukan ekstradisi terhadap warganya.

Belum diketahui apa langkah tepat yang akan diambil oleh pihak berwenang El Salvador dan Nikaragua, namun Funes disebut akan tetap menghadapi konsekuensi hukum atas tindakan yang dilakukannya selama masa jabatannya sebagai presiden.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya