Berita

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Net

Politik

Pertemukan Fraksi PKB dan PDIP, Manuver Cak Imin Incar Tiket Cawapres

KAMIS, 06 JULI 2023 | 13:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan fraksi PDIP dan PKB pada Selasa lalu (4/6) yang turut membahas capres cawapres pada Pemilu 2024 menuai spekulasi politik. Pasalnya, PKB sudah berkoalisi dengan Partai Gerindra di Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Analis politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai bahwa pertemuan fraksi PDIP dan PKB tersebut merupakan manuver politik dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk memburu tiket cawapres.

Arifki berpandangan, Cak Imin agaknya tidak mendapatkan tiket cawapres jika masih berada dalam barisan Prabowo Subianto.


“Ini tentu Cak Imin juga bermanuver ketika misalnya dia tak dapat tiket di Prabowo sebagai cawapres,” kata Arifki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/7).

Menurut Arifki, ketika Cak Imin tak mendapatkan tiket cawapres di KKIR, ia lantas memberikan tawaran ke PDIP untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo.  

“Tentu dengan menawarkan ke PDIP sebagai cawapresnya Ganjar peluang Cak Imin makin terbuka,” katanya.

Sebab, kata Arifki, Cak Imin dengan basis elektoral di Jawa Timur dianggap sebagai juru kunci oleh para politisi. Hal ini dimanfaatkan Cak Imin untuk melancarkan manuvernya.

“Dia miliki bisa bermanuver ke kubunya Prabowo maupun Ganjar,” pungkasnya.

Fraksi PDIP bersama Fraksi PKB telah melakukan pertemuan pada Selasa kemarin (4/7). Pertemuan diadakan di ruang Fraksi PDIP dan membahas mengenai Pilpres 2024 oleh kedua fraksi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Bappilu PDIP, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Rabu (5/7).

“Apakah di situ dengan capres dan cawapres dibicarakan, ya dibicarakan, tapi kan kita semua tahu itu adalah masukan untuk Ibu Ketum, untuk kami sampaikan gitu loh," ungkap Pacul.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya