Berita

Kapal Penjaga Pantai China ketika menghalangi kapal Penjaga Pantai Filipina di Laut China Selatan pada 30 Juli 2023/Net

Dunia

Kapal Penjaga Pantai China Terus Ganggu Filipina di Laut China Selatan

KAMIS, 06 JULI 2023 | 02:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Filipina kembali melaporkan tindakan agresif China di Laut China Selatan. Manila menyebut Penjaga Pantai China telah melakukan manuver berbahaya terhadap kapal Penjaga Pantai Filipina.

Jurubicara Penjaga Pantai Filipina, Jay Tarriela mengatakan, kapal mereka terus-menerus diikuti, diganggu, dan dihalangi oleh kapal Penjaga Pantai China yang jauh lebih besar ketika membantu operasi angkatan laut pada 30 Juni lalu.

Lewat cuitannya pada Rabu (5/7), Terriela menyebut insiden itu terjadi di dekat Second Thomas Shoal. Ia mengatakan kapal Penjaga Pantai Filipina harus mengurangi kecepatan untuk mencegah tabrakan.


Menurut Tarriela, tindakan China ini mengkhawatirkan. Ia juga menyoroti kehadiran kapal Angkatan Laut China di sekitar perairan tersebut.

Sejauh ini Kedutaan Besar China di Manila belum memberikan komentar.

China mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh Laut China Selatan melalui sembilan garis putus-putus di petanya yang memotong zona ekonomi eksklusif Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei.

Pengadilan Arbitrase Permanen pada tahun 2016 menyatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar menurut hukum internasional.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya