Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Total Ada 17 Penembakan Massal saat Peringatan Kemerdekaan AS

RABU, 05 JULI 2023 | 23:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi penembakan massal menodai peringatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS) pada Selasa (4/7). Totalnya terdapat 17 insiden penembakan massal di seluruh negeri yang tercatat selama libur kemerdekaan.

Data dari Gun Violence Archive menyebut belasan aksi tersebut terjadi dari Jumat malam (30/6) hingga Rabu pagi (5/7) waktu setempat. Menurut organisasi tersebut, penembakan massal didefinisikan sebagai insiden di mana setidaknya ada empat orang, selain dari penembak dan korban.

Mengutip Reuters, akibat dari 17 penembakan massal tersebut, sedikitnya 18 orang meninggal dunia dan 102 lainnya terluka.


Penembakan massal tercatat terjadi di berbagai daerah, seperti Texas, Philadelphia, Louisiana, Maryland, hingga Washington DC. Aksi ini juga terjadi di Illinois, Indiana, New York, North Carolina, Michigan, Missouri, Ohio, dan Oklahoma.

Di Fort Worth, Texas, tiga orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam penembakan massal pada Senin malam (3/7).

Penembakan massal terpisah terjadi di Philadelphia pada hari yang sama, menyebabkan lima orang tewas dan dua lainnya luka-luka, termasuk seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dan 13 tahun.

Setidaknya tiga orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka setelah penembakan tepat sebelum Selasa tengah malam di Shreveport, Louisiana.

Sedikitnya sembilan orang, termasuk seorang anak dan seorang remaja, juga terluka dalam penembakan terpisah di Washington DC pada Rabu pagi selama perayaan 4 Juli, kata pihak berwenang. Seorang anak berusia 9 tahun dan 17 tahun termasuk di antara mereka yang terluka dalam insiden tersebut.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya