Berita

Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji (K3JH)/Repro

Politik

Cegah Infeksi Menular, Jemaah Haji Dibekali K3JH untuk Laporkan Kondisi Kesehatan

RABU, 05 JULI 2023 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jemaah haji Indonesia secara bertahap telah kembali ke tanah air. Sebagian dari jemaah ini mengalami kelelahan akibat cuaca di Arab Saudi mencapai 40 derajat celcius.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr. Ngabila Salama mengatakan, jemaah haji yang telah tiba akan mendapatkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jamaah Haji (K3JH).

"Kartu K3JH diisi oleh jemaah haji untuk  memantau kesehatan jamaah haji selama 21 hari pasca kepulangan dari Arab Saudi sebagai upaya kewaspadaan terhadap penyakit Covid-19, Meningitis Meningococus, MERS-CoV, Ebola, dan penyakit menular lainnya," kata Ngabila saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/7).


Jika dalam 21 hari pasca kepulangan jemaah merasakan gejala seperti demam, sesak nafas, sakit tenggorokan, mual, muntah, dan diare, diminta segera melapor ke pusat layanan kesehatan terdekat.

Namun, seandainya tidak ada gejala selama 21 hari, jemaah diminta tetap mengembalikan kartu ini kepada petugas Puskesmas terdekat/Puskesmas tempat pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

"Jemaah haji tidak ada kewajiban karantina di rumah sesudah ibadah haji, akan tetapi diimbau untuk tidak terlalu lelah dalam melakukan aktivitas, karena sebagai pelaku perjalanan ada risiko sedang membawa kuman tertentu (carrier)," pungkasnya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya