Berita

Ketua Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi/Net

Politik

Kepercayaan Publik Meningkat, Setara Institute Minta Polri Tetap Berbenah

RABU, 05 JULI 2023 | 07:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat jadi 76 persen di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi kado indah HUT ke-77 Bhayangkara. Namun capaian itu harus mendorong Polri terus meningkatkan presisi kinerja.

Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi, dalam keterangannya, Rabu (5/7).

"Meski angka itu berpredikat cukup, tren yang terus meningkat diharapkan mampu mendorong kepercayaan publik hingga di atas 80 persen di waktu mendatang,” ujar Hendardi.


Dia juga menyatakan, hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia, yang menempatkan tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri pada angka 76,4 persen, dapat memberikan gambaran umum untuk mengukur kinerja tersebut.

"Hasil survei tentu menuntut kajian dan pemetaan lanjutan, sehingga diketahui secara detail titik-titik mana yang membutuhkan akselerasi penanganan, sehingga mempercepat dan meningkatkan kepercayaan publik,” tuturnya.

Menurut Hendardi, dalam satu tahun menghadapi berbagai tantangan, Kapolri juga dinilai berhasil mengubah citra institusi Polri menjadi lebih baik. Cara Kapolri sudah bagus, ditambah disiplin tinggi anggota, pemantauan kinerja yang ketat, transformasi layanan yang beragam, keadilan hukum, dan menjaga stabilitas keamanan dengan pendekatan humanis.

“Sejumlah agenda di tahun politik akan menjadi penentu utama integritas Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi dan melayani masyarakat, dan melakukan penegakan hukum,” katanya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya