Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Hari Kedua Serangan Israel, Ribuan Warga Palestina Lari dari Kamp Pengungsi Jenin

RABU, 05 JULI 2023 | 00:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan warga Palestina meninggalkan rumah mereka di kamp pengungsi Jenin di utara Tepi Barat, setelah diluncurkannya operasi militer terbesar Israel dalam dua dekade.

Hal itu dilaporkan pejabat setempat dengan mengatakan bahwa upaya pengaturan pengungsi sedang dilakukan di sekolah dan tempat-tempat penampungan lain di wilayah itu.

“Ada sekitar 3.000 orang telah meninggalkan kamp sejauh ini,” kata Wakil Gubernur Jenin, Kamal Abu al-Roub, kepada kantor berita AFP,/i> pada Selasa (4/7).


Layanan penyelamatan Bulan Sabit Merah Palestina juga mengkonfirmasi angka yang sama, dan memperkirakan jumlah pengungsi terus bertambah.

Operasi militer yang disebut sebagai "Operasi Rumah dan Kebun" telah memasuki hari kedua dan diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dengan ribuan pasukan militer menyerbu kota itu secara membabi buta sejak awal pekan ini.

Atas penyerbuan itu, menurut catatan Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 10 orang tewas dan 100 lainnya terluka, termasuk 20 di antaranya mengalami kritis, setelah Israel meluncurkan serangan rudalnya, 2.000 pasukan darat, dengan buldoser lapis baja dan para penembak jitu.

Mengutip The Guardian, kamp Jenin didirikan sejak 1950-an lalu untuk menampung para pengungsi yang melarikan diri dari rumah mereka, setelah pembentukan Israel.

Daerah yang dilanda kemiskinan itu telah lama menjadi target serangan karena banyaknya kelompok perlawanan bersenjata yang bermarkas di sana, termasuk Hamas, Jihad Islam dan Fatah, yang dipandang Israel sebagai kelompok teroris.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya