Berita

Presiden Senegal Macky Sall/Net

Dunia

Presiden Senegal Macky Sall Tidak akan Mencalonkan Diri untuk Masa Jabatan Ketiga

SELASA, 04 JULI 2023 | 22:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketidakpastian selama berbulan-bulan tentang apakah Presiden Senegal Macky Sall akan maju kembali untuk mencalonkan diri sebagai presiden di pemilihan 2024 akhirnya terjawab.

Dalam pernyataannya pada Senin (3/7), Sall menegaskan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga dalam pemilihan tahun depan. Ini berarti membuka jalan bagi pemilihan terbuka di negara Afrika Barat yang telah lama dianggap sebagai benteng demokrasi di wilayah yang bermasalah.

"Saudara-saudaraku yang terkasih, keputusan saya setelah pertimbangan panjang adalah tidak mencalonkan diri dalam pemilihan pada 25 Februari 2024," kata Sall dalam pidato yang disiarkan televisi, seperti dikutip dari Africa News, Selasa (4/7).


"Senegal lebih dari saya, dan penuh dengan pemimpin yang cakap untuk pembangunan negara," katanya.

Sall mengatakan dia telah berusaha memprioritaskan kemajuan negaranya, khususnya pada saat kesulitan dan ketidakpastian sosial-ekonomi.

Menjelang pidato nasional Sall, pengkritiknya yang paling sengit, Ousmane Sonko, mendesak publik untuk melakukan aksi massa dan menentangnya.

Bentrokan mematikan meletus bulan lalu antara pendukung Sonko dan pasukan keamanan, merenggut sedikitnya 16 nyawa. Gejolak itu menodai citra Senegal sebagai mercusuar stabilitas di Afrika Barat, wilayah yang terkenal dengan kudeta dan perang saudara.

Sall, 61 tahun, pertama kali terpilih pada 2012 untuk masa jabatan tujuh tahun dan sekali lagi pada 2019 untuk masa jabatan lima tahun, menyusul revisi konstitusi masa jabatan presiden.

Konstitusi Senegal telah menetapkan bahwa seorang presiden tidak dapat menjabat lebih dari dua periode - tetapi pendukung Sall berpendapat bahwa penghitung telah diatur ulang menjadi nol berkat revisi 2016.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya