Berita

Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), Yoseph Ibrahim dan Vice President (VP) PT KAPM, Parjono menjalani sidang dakwaan di PN Tipikor, Jakarta/RMOL

Hukum

Dirut dan VP PT KAPM Didakwa Menyuap Pejabat DJKA Kemenhub Rp1,125 M

SENIN, 03 JULI 2023 | 20:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), Yoseph Ibrahim dan Vice President (VP) PT KAPM, Parjono didakwa memberikan uang Rp1,125 miliar kepada pejabat Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dakwaan itu dibacakan langsung tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (3/7).

Yoseph dan Parjono didakwa memberi uang Rp1,125 miliar secara bertahap kepada Direktur Prasarana DJKA Kemenhub, Harno Trimadi sekaligus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4 di Direktorat Prasarana Perkeretaapian, Kemenhub, Fadliansyah.


Uang tersebut diberikan agar Harno dan Fadliansyah mengatur paket pekerjaan perlintasan sebidang Jawa Sumatera tahun anggaran 2022 pada Direktorat Prasarana Perkeretaapian Kemenhub dan dimenangkan PT KAPM.

"Ini bertentangan dengan kewajibannya, yaitu kewajiban Harno Trimadi selaku KPA dan Fadliansyah selaku PPK," ujar Jaksa KPK.

PT KAPM merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dengan kegiatan usaha di bidang properti dan konstruksi terkait perkeretaapian.

Dalam kurun waktu Mei sampai Desember 2022, terdakwa Parjono atas persetujuan terdakwa Yoseph merealisasikan dan memberi uang sebesar Rp1 miliar kepada Harno dan Fadliansyah secara bertahap.

Pada Mei 2022, terdakwa Parjono melalui Yusril Ivandi menyerahkan uang Rp100 juta kepada Muhammad Ilman alias Idrus selaku Staf Direktorat Prasarana DJKA untuk ditujukan kepada Fadliansyah di kantor PT KAPM.

Selanjutnya pada Juni 2022, terdakwa Parjono melalui Yusril menyerahkan Rp100 juga kepada Idrus untuk ditujukan kepada Fadliansyah di warung Soto Tangkar di Jalan Kesehatan samping Graha Lestari.

Kemudian pada Juli 2022, terdakwa Parjono melalui Yusril menyerahkan Rp100 juta kepada Idrus untuk ditujukan kepada Fadliansyah di ruang tamu lantai 1 Graha Lestari.

Lalu pada September 2022, terdakwa Parjono melalui Yusril menyerahkan Rp200 juta kepada Idrus untuk ditujukan kepada Fadliansyah di ruang tamu lantai 1 Graha Lestari.

Selanjutnya pada November 2022, terdakwa Parjono melalui Yusril menyerahkan uang Rp200 juta kepada Idrus untuk ditujukan kepada Fadliansyah di ruang OB lantai 1 Graha Lestari.

Lalu pada Desember 2022, dilaksanakan pembahasan addendum kontrak di Hotel Luminor Purwokerto, terdakwa Parjono menyerahkan uang Rp300 juta kepada Fadliansyah, sehingga pemberian commitment fee genap sebesar Rp1 miliar.

"Kemudian setelah penyerahan commitment fee tersebut, terdakwa II Parjono melaporkannya kepada terdakwa I Yoseph Ibrahim," kata Jaksa.

Selain pemberian commitment fee tersebut kata Jaksa, terdakwa Parjono atas persetujuan terdakwa Yoseph juga memberikan uang seluruhnya sebesar Rp125 juta untuk keperluan Fadliansyah dan Harno.

"Uang tersebut atas perintah Harno Trimadi akan dibagikan kepada pegawai honorer, pegawai kebersihan dan sekuriti Direktorat Prasarana sebagai Tunjangan Hari Raya (THR), namun batal dibagikan karena tertangkap tangan KPK," jelas Jaksa.

Selain pemberian kepada Harno dan Fadliansyah, terdakwa Parjono atas persetujuan terdakwa Yoseph juga memberikan uang seluruhnya Rp240 juta kepada Hamdan sebesar Rp40 juta terkait asistensi atau pendamping pengaturan lelang pekerjaan 6 perlintasan sebidang wilayah Jawa dan Sumatera TA 2022.

Selanjutnya kepada Edi Purnomo selaku Ketua Pokja Pengadaan Pekerjaan 6 Perlintasan Sebidang Wilayah Jawa dan Sumatera TA 2022 sebesar Rp100 juta yang diberikan melalui Hamdan.

Lalu diberikan kepada Budi Prasetyo selaku Ketua Pokja Pengadaan Penanganan Perlintasan Sebidang Pada Jalur KA Di Wilayah Jawa dan Sumatera TA 2023 sebesar Rp100 juta melalui Hamdan.

"Bahwa perbuatan para terdakwa memberikan sejumlah uang yang berjumlah Rp1,125 miliar kepada Harno Trimadi dan Fadliansyah serta sejumlah Rp240 juta kepada Hamdan, Edi Purnomo, dan Budi Prasetiyo dimaksudkan agar PT KAPM mendapatkan paket pekerjaan 6 perlintasan sebidang Jawa Sumatera TA 2022 pada Direktorat Prasarana DJKA, Kemenhub," pungkas Jaksa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya