Berita

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo (kiri) usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung RI/RMOL

Hukum

Diperiksa 2 Jam, Menpora Bicara Tudingan Terima Duit Korupsi Rp 27 M

SENIN, 03 JULI 2023 | 16:38 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemeriksaan Kejaksaan Agung RI terhadap Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Dito keluar gedung Jampidsus pukul 15.30 WIB dengan didampingi Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana; Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung), Kuntadi; beserta para pejabat Kejagung lainnya.

Kepada media, Menpora mengaku hadir untuk mengklarifikasi tuduhan-tuduhan dugaan keterlibatan kasus korupsi pengadaan BTS Bakti Kominfo.


"Saya dari awal ingin secepatnya mengklarifikasi agar isu ini tidak berlarut-larut. Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan, hampir dua jam kami banyak memberikan keterangan, diskusi," kata Dito.

Dito menyebut, pemeriksaan berkenaan dugaan korupsi BTS Kominfo yang menjerat mantan Menkominfo Johnny G Plate. Salah satu yang disinggung adalah dugaan aliran puluhan miliar kepadanya.

"Ini terkait tuduhan bahwa saya menerima Rp 27 miliar. Tadi saya sudah sampaikan apa yang saya ketahui dan apa yang saya alami (kepada penyidik)," ujar Dito tanpa menjelaskan secara gamblang dugaan keterlibatannya.

Di sisi lain, saat ini Dito mengaku sedang fokus mengembalikan citra Kemenpora yang tercoreng lantaran diseret dalam kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 8 triliun.

"Saya berjanji, saya akan berjuang untuk mengembalikan lagi citra dan kepercayaan masyarakat yang mungkin saat ini jadi tanda tanya dan itu saya pahami, saya terima," kata Dito.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya