Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Perang Terbuka Jokowi dan Mega Berpotensi Terjadi di Pilpres 2024

SENIN, 03 JULI 2023 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 diprediksi memunculkan perang terbuka antara Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, lantaran perbedaan dukungan calon presiden (capres).

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Masjid mengamati, Jokowi memperlihatkan kecenderungan berbeda dengan PDIP mengenai arah Pilpres 2024.

Pasalnya, Jokowi dia anggap lebih senang mendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, ketimbang Ganjar Pranowo yang diusung sebagai capres oleh PDIP.


"Pasalnya, sebagian besar relawan Jokowi telah menyebrang ke Prabowo. Dan ini sinyalemen politik dimana Jokowi bakal memberi dukungan," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/7).

Kecenderungan Jokowi mendukung Prabowo, kata Jerry semakin nyata dari pernyataan relawannya kepada publik.

"Saya pikir apa yang dikatakan Projo ada benarnya. Pasalnya Jokowi bercabang. Di Satu sisi dia mendukung Ganjar, di lain sisi dia mendukung Prabowo," ungkapnya.

Oleh karena itu, doktor komunikasi politik lulusan America Global University itu berpendapat, Pilpres 2024 bakal menjadi perang antara pimpinan dengan petugas partai.

"Kalau Jokowi mendukung Prabowo maka akan terjadi perang terbuka dengan Megawati," demikian Jerry menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya