Berita

Pimpinan Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan, Aria Bima dan Rano Karno/Ist

Politik

Pimpinan BKN PDIP Akui Puncak Perayaan Bulan Bung Karno di SUGBK untuk Redam Konflik Sosial

MINGGU, 02 JULI 2023 | 02:23 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Puncak Perayaan Bulan Bung Karno tahun ini diselenggarakan meriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 24 Juni 2023. Panitia penyelenggara menegaskan, semangat yang dibangun dari kemeriahan tersebut yang dimulai dari pra-event hingga puncak perayaan, adalah semangat menggelorakan persatuan. Sebab, saat ini konflik-konflik sosial di antara masyarakat terasa mulai ada penguatan.

Menurut Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan, Rano Karno, perayaan Bulan Bung Karno terus dilakukan setiap tahun. Sebab, perayaan tersebut menjadi momen untuk mengingatkan sejarah kebangsaan Indonesia. Pengenalan sejarah ini menjadi bagian dalam pembangunan nasional bangsa Indonesia.

“Kita tidak mengkultuskan Bung Karno, tetapi kita juga tidak mengenyahkan beliau. Tidak mungkin Pancasila itu bisa dia kemas dalam runtunan kata-kata di saat dia dibuang di Ende. Artinya memang dia bukan pencipta Pancasila tetapi penggali Pancasila,” tutur Rano dalam podcast "Bung Karno Series 3" bertema "Bulan Bung Karno dan BKN PDI Perjuangan" dan dipandu host Ovi Wardana yang dikutip Redaksi dari kanal YouTube BKN PDIP, Sabtu (1/7).


Sementara itu, Ketua BKN PDIP, Aria Bima menjelaskan, perayaan Bulan Bung Karno 2023 yang mengusung tema "Kepalkan Tangan Persatuan untuk Indonesia Raya" merupakan bentuk menggelorakan semangat persatuan Soekarno yang tercantum dalam Pancasila.

“Bukan tanpa sebab, potensi-potensi kita itu kalau toh tidak konflik kita tidak rukun. Ini penting untuk digelorakan kembali. Bung Karno tahu betul kalau tidak ada Pancasila, kita tidak bersatu,” kata Aria Bima.  

Aria Bima memaparkan, Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi perekat kebhinekaan bangsa Indonesia. Pondasi kebangsaan ini perlu dijaga agar tidak terjadi disintegrasi kebangsaan.

"Kita narasikan kemudian, kita buat sebagai suatu cara untuk mengekspresikan di acara GBK kemarin. Dan itu semangatnya dari acara lingkar luar sampai acara pra-event hingga event, itu menggelorakan semangat persatuan," jelasnya.  

Aria Bima yang juga Sekretaris Panitia Bulan Bung Karno 2023 ini menambahkan, kontekstualisasi Pancasila di era saat ini sangat penting dilakukan. Tidak hanya mewujudkan keadilan sosial dan prikemanusiaan, namun persatuan juga harus digelorakan untuk merekatkan beragam perbedaan di Indonesia.

Anggota DPR dari fraksi PDIP tersebut memandang bahwa gelora persatuan saat ini mulai luntur. Kita sudah melupakan semangat persatuan yang dibentuk para tokoh-tokoh bangsa Indonesia dulu. Bangsa Indonesia bisa merdeka dari kolonialisme karena gelora persatuan yang disepakati.

“Ini sesuatu yang harus diingat generasi saat ini. Kita berkumpul untuk bersatu. Nah, ini mulai luntur, kita jadi bangsa ini sepakati bersatu loh ya. Bahwa ada kebhinekaan, ya keniscayaan, tapi semangat untuk kita bareng itulah diikat dalam Pancasila sebagai satu kesepakatan dasar,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Rano Karno selaku Ketua Panitia Bulan Bung Karno menambahkan, gelora persatuan perlu diingatkan kembali kepada generasi muda saat ini. Bahwa sejarah kebangsaan kita dibentuk dari rasa persatuan untuk Indonesia raya.

Menggelorakan persatuan, kata Rano Karno, sudah menjadi tugas kita bersama untuk mengingatkan pada generasi muda saat ini. Salah satunya adalah memberikan wawasan sejarah tentang proses kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Kita PDI Perjuangan pasti tahu Bung Karno dengan segala macam perjuangannya. Akan tetapi, apakah anak kita atau cucu kita nanti akan tahu? Itu tugas kita. Itulah Bung Karno bilang Jasmerah, (jangan  sekali-kali meninggalkan sejarah)," tutup Rano.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya