Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan meninjau harga bahan pokok di Pasar Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (1/7)/Ist

Politik

Tinjau Pasar Salatiga, Mendag: Harga Bapok Stabil Cenderung Turun

SABTU, 01 JULI 2023 | 14:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Harga sejumlah barang kebutuhan pokok (bapok) di Salatiga, Jawa Tengah terpantau stabil, bahkan cenderung turun.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan saat memantau langsung kondisi lapangan di Pasar Raya I Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (1/7).

“Saat ini harga-harga bapok di Salatiga terpantau stabil," kata Zulkifli Hasan.


Berdasarkan kunjungan langsung di pasar, harga ayam rata-rata Rp36 ribu per kilogram. Cabai merah keriting, bawang putih kating, dan bawang merah sama-sama Rp35 ribu per kilogram, dan telur ayam antara Rp29-30 ribu per kilogram.

Sejumlah komoditas bapok lain, seperti beras medium harganya Rp9.450 per kilogram, beras premium Rp12.500-13.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, minyak goreng premium Rp17.000-19.000 per liter, Minyakita Rp14.000 per liter, daging sapi Rp120.000-130.000 per kilogram, cabai merah besar Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp25.000 per kilogram.

"Berdasarkan pantauan kami dalam dua hari terakhir, harga-harga bapok di wilayah Jawa Tengah, terutama di Semarang dan Salatiga, terpantau stabil cenderung turun,” sambung Zulkifli Hasan.

Dalam peninjauan tersebut, Mendag turut didampingi Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga, Syailendra; Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag, Bambang Wisnubroto; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng, Ratna Kawuri; serta Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Kusumo Aji.

Mendag Zulkifli Hasan juga sebelumnya meninjau Pasar Bandarjo di Ungaran, Kabupaten Semarang pada Jumat (30/6) dan Pasar Kalianda di Lampung Selatan pada Rabu (28/6).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya