Berita

Pengunjuk rasa Irak saat menyerbu gedung Kedutaan Besar Swedia di Baghdad, pada Kamis, 29 Juni 2023/Kantor Berita Irak

Dunia

Kecam Pembakaran Al Quran, Pengunjuk Rasa Irak Serbu Kedutaan Besar Swedia

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengunjuk rasa di Baghdad menyerbu kedutaan Swedia sebagai tindakan balasan terhadap pembakaran Al Quran yang tengah mengundang kecaman dari seluruh dunia.

Sebuah kerumunan yang didominasi oleh pendukung ulama Syiah, Moqtada Sadr, mengepung kedutaan Swedia dengan membawa selembaran bertuliskan pesan-pesan penolakan mereka terhadap aksi pembakaran kitab suci di negara tersebut.

"Konstitusi kami adalah Al Quran," tulis selebaran itu.


Selain itu, mereka juga menyemprotkan tulisan "Ya, ya untuk Al Quran" di depan gerbang kompleks kedutaan, sebelum akhirnya dibubarkan oleh petugas keamanan setempat.

Kerumunan itu dikabarkan telah menuntut penggulingan duta besar Swedia, karena negara itu disebut terus mengadopsi sikap bermusuhan terhadap Islam.

Seperti dimuat India Today, Jumat (30/6), penyerbuan itu terjadi setelah Salwan Momika, seorang atheis asal Irak yang juga adalah anggota partai sayap kanan Swedia,  melakukan aksi unjuk rasa dengan merobek-robek kitab suci umat Islam dan membakar beberapa halaman di depan masjid terbesar di Stockholm, saat perayaan Iduladha.

Polisi Swedia menyatakan bahwa Momika diberikan izin untuk berdemonstrasi berdasarkan kebebasan berbicara yang dianut negara itu. Namun, pihak berwenang kini tengah memulai penyelidikan atas kasus itu karena telah mengundang agitasi.

Insiden itu juga telah memicu kemarahan pemerintah Irak, yang dengan tegas mengutuk tindakan Stockholm dengan menyebut aksi itu sebagai tindakan provokatif yang melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya