Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Ist

Dunia

MUI: Swedia Harus Perbaiki Cara Pandang tentang Agama dan Demokrasi

JUMAT, 30 JUNI 2023 | 09:18 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi pembakaran Al Quran yang dilakukan oleh seorang aktivis ekstrem sayap kanan Swedia, telah menyita perhatian umat Muslim dunia, apalagi itu terjadi di Hari Raya Iduladha.

Mirisnya, otoritas setempat justru mengizinkan dan mengawal penuh aksi Islamophobia yang kerap dilakukan di negara Eropa tersebut.

Merespon tindak peninstaan agama berulang di Swedia, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan kritikan terhadap Stockholm.


Menurut Sudarnoto, aksi pembakaran Al Quran jelas-jelas ditunjukkan untuk menentang umat Muslim se-Dunia, tetapi dibiarkan oleh pemerintah Swedia atas nama kebebasan berekspresi.

"Kebebasan berekspresi seperti ini sangat merugikan hak-hak warga lain terutama umat Islam yang seharusnya dilindungi," tegasnya dalam sebuah pernyataan pada Jumat (30/6).

Sudarnoto mengatakan, membiarkan tindakan ekstremis sayap kanan sama saja menggerogoti dan menghancurkan demokrasi dan kedaulatan Swedia.

Oleh karenanya, dia mendorong agar negara Barat seperti Swedia mengubah cara pandang mereka dalam memahami demokrasi dan hubungannya dengan kebebasan menganut agama.

"Pemerintah Swedia seharusnya mengerti betul bagaimana membangun iklim demokrasi," kata Sudarnoto.

Ketua MUI bidang Hubungan Internasional itu, menyoroti tiga hal yang harus pemerintah Swedia perhatikan terkait demokrasi.

"Pertama, jaminan bagi semua orang untuk menganut kepercayaan; Kedua, mendorong sikap toleran terhadap semua agama; dan kerukunan dan kerjasama antara agama dan budaya," jelasnya.

Jika Swedia tidak segera berubah, lanjut Sudarnoto, maka kepercayaan internasional, terutama dari negara-negara anggota OKI seperti Indonesia, akan merosot.

"Pembakaran al-Qur’an, bukan saja menyangkut umat Islam minoritas di Swedia, akan tetapi ini menyangkut semua orang Islam di dunia," tuturnya.

Terakhir, Sudarnoto meminta agar Duta Besar Swedia untuk Indonesia menyatakan komitmennya untuk menangkap para penista agama dan menjamin tindakan serupa tidak terulang kembali.

Pada Rabu (28/6), pria asal Irak, Salwan Momika membakar, membanting, hingga menaruh daging babi di atas Al Quran di depan Mesjid Raya Södermalm, Stockholm saat Hari Raya Iduladha.

Kepolisian Swedia kembali mengizinkan aksi pembakaran Al Quran dengan dalih kebebasan berpendapat.

Sejumlah kecaman datang dari negara Muslim maupun Non Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Melalui Kementerian Luar Negerinya, Indonesia menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan pembakaran Al Quran yang jelas tidak benar dan mencederai perasaan umat Muslim.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya