Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Agustus Tentukan Sikap, Perhitungan Golkar Dinilai Tepat

KAMIS, 29 JUNI 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menyikapi Pilpres 2024, Partai Golkar bakal mengumumkan sikap pada Agustus 2023. Pilihan itu dinilai pas dan tepat. Sebagai partai berpengalaman, segala sesuatunya pasti sudah diperhitungkan.

Partai yang dipimpin Airlangga Hartarto itu tak mau terburu-buru, tapi juga tak mau terlambat. Karena, bila terlalu mendekati waktu pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU RI, Oktober nanti, tentu bisa ketinggalan gerbong.  

Demikian dikatakan pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/6).


“Memang, Agustus waktu yang pas dan tepat. Kalau terlalu mepet, misalnya September atau Oktober baru bersikap, tentu terlalu mepet, bisa ketinggalan gerbong,” sergah Ujang.

Dia meyakini Partai Golkar sudah berhitung matang sampai ke akar, hingga memilih mengumumkan sikap pada Agustus. Menurutnya, itu memang strategis.

Bagaimanapun, kata dia, Golkar merupakan salah satu partai besar dan sangat berpengalaman di kancah perpolitikan.

“Dia (Golkar) gak mau sembarangan, dan harus jadi partai penentu dalam konteks utak-atik koalisi atau poros,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Nurul Arifin, mengungkapkan, partainya menargetkan Agustus baru menentukan sikap politik dan poros koalisi terkait Pemilu 2024.

“Kita menunggu, karena masih ada kurang lebih dua bulan, kita mau berkoalisi dengan siapa, paling telat Agustus lah,” kata Nurul kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/6).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya