Berita

Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi/RMOL

Politik

Ogah KIB Bubar, PPP Ingin Golkar dan PAN Ikut Barisan PDIP

SELASA, 27 JUNI 2023 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) coba dipertahankan PPP agar tidak bubar. Tetapi syaratnya, partai lain yang tergabung dalam koalisi itu, yakni Golkar dan PAN, gabung ke barisan PDI Perjuangan.

“KIB itu kan tidak harus bubar sekarang,” ujar Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi saat ditemui di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/6).

Menurut sosok yang kerap disapa Awiek itu tak memungkiri, tiga partai anggota KIB tersebut memiliki bakal capres yang berbeda-beda.


“Golkar memiliki Capres bernama Airlangga Hartarto. PPP memiliki capres bernama Ganjar Pranowo. Adapun PAN masih timbang-menimbang,” tuturnya.

Maka dari itu, Awiek memandang KIB punya kesempatan untuk tetap dalam satu perahu meski punya bakal capres yang berbeda, tetapi punya kesempatan yang sama pula untuk mengajukan nama.

“Ketika KIB terbentuk di awal, itu baru satu partai yang punya capres, namanya Airlangga Hartarto diusung oleh Golkar. Disampaikan, 'silahkan anggota KIB lainnya mengajukan nama-nama', boleh,” sambung Awiek menegaskan.

“Ya kita ajukan nama yang kita putuskan Pak Ganjar. Kemudian yang usung Pak Ganjar siapa? Ya PDIP. Ya kita kulonuwun ke PDIP, menyampaikan ke PDIP,” tambahnya.

Lebih lanjut, anggota DPR RI tersebut berharap sosok bakal capres yang dipilih PPP itu, dapat diterima dan disepakati Golkar dan PAN.

“Kalau kemudian nanti ternyata PAN dan Golkar sama-sama mengusung Ganjar, berarti KIB plus. Tetapi kalau ternyata tidak sama, ya berarti akan berakhir pada saatnya nanti,” demikian Awiek.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya