Berita

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI, Totok Haryono/RMOL

Politik

Bawaslu Tunda Pengaduan Silon ke DKPP

SELASA, 27 JUNI 2023 | 15:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Rencana pengaduan dugaan pelanggaran etik Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait akses sistem informasi pencalonan (Silon), urung dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada pekan ini.

Anggota Bawaslu RI, Totok Hariyono menjelaskan, pengaduan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) tidak jadi dilakukan karena alasan tertentu.

“(Pengaduan) ke DKPP kita tunda dulu,” ujar Totok saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/6).
Dia mengungkapkan, salah satu alasan Bawaslu menunda pengaduan ke DKPP karena sedang berlangsung verifikasi data persyaratan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg).

Dia mengungkapkan, salah satu alasan Bawaslu menunda pengaduan ke DKPP karena sedang berlangsung verifikasi data persyaratan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg).

“Karena masih ada masa perbaikan berkas (data persyaratan Bacaleg),” tambahnya menegaskan.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI itu memastikan bahwa pengaduan akan dilayangkan ke DKPP setelah selesai verifikasi data persyaratan Bacaleg.

“Atau sampai penetapan DCS (daftar calon sementara),” demikian Totok menambahkan.

Rencana pengaduan KPU ke DKPP disebabkan akses Silon dibatasi, sehingga kerja pengawasan verifikasi data Bacaleg tidak maksimal.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya