Berita

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani/Net

Politik

Kata Demokrat, Wajar Butet Disebut Penjilat, Tidak Ada Bedanya dengan Buzzer

SELASA, 27 JUNI 2023 | 08:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kontroversi yang muncul usai budayawan Butet Kertaredjasa membaca pantun di acara Bulan Bung Karno (BBK) 2023 dianggap hal yang wajar. Ini lantaran Butet hanya menyindir bakal capres di luar PDIP dalam pantunya itu.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani bahkan menilai wajar jika kemudian ada yang menyebut Butet seorang penjilat, usai penampilan seninya tersebar.

“Sangat wajar jika ada pihak yang mempertanyakan statusnya sebagai seniman maupun budayawan yang selama ini disandangkan padanya. Tak kurang juga yang menyebut Butet hanya ‘penjilat’,” tegas Kamhar kepada wartawan Selasa (27/6).


Menurut Kamhar, kontroversi pembacaan puisi itu turut memberi hikmah ke publik, yaitu menguak jatidiri yang sebenarnya dari Butet Kertaredjasa.

Di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memimpin, Butet tampil sebagai budayawan kritis melalui program “Sentilan-Sentilun” yang ditayangkan salah satu stasiun TV swasta nasional. Dia sukses membangun image diri sebagai seorang budayawan, seniman, dan intelektual.

Tapi kini, kata Kamhar, semua hanya topeng dan sandiwara saja. Butet baginya tidak lebih dari seorang buzzer.  

“Tak ada bedanya dengan buzzerRp. Inilah sejatinya Butet. Ibarat pepatah, sepandai-pandainya tupai meloncat, pasti jatuh juga. Sepandai-pandainya bersembunyi di balik topeng dan bersandiwara, akhirnya ketahuan juga. Butet deh,” pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya