Berita

Perdana Menteri Barbados, Mia Mottley saat berjabat tangan dengan PM China Li Qiang pada Minggu, 25 Juni 2023/China Daily

Dunia

China dan Barbados Sepakat Perkuat Hubungan Bilateral

SENIN, 26 JUNI 2023 | 13:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah China dan Barbados sepakat untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, saat Perdana Menteri Barbados, Mia Mottley berkunjung ke Tiongkok pada Minggu (25/6).

Dalam pertemuan tersebut, PM China, Li Qiang yang menemui timpalannya dari Barbados itu sepakat untuk membangun hubungan yang erat berdasarkan persatuan, koordinasi, dan saling menguntungkan antar kedua negara.

Dalam kesempatan itu Li Qiang menyatakan bahwa Barbados adalah teman baik dan mitra penting bagi China di kawasan Karibia.


"China berkomitmen untuk bekerja sama dengan Barbados dalam berbagai bidang guna meningkatkan rasa saling percaya dan memperdalam kerja sama lintas sektor, melalui kebijakan Belt and Road Initiative (BRI) Sabuk dan Jalan," ujar Li, seperti dimuat People, Senin (26/6).

Menurutnya, melalui kebijakan tersebut, China siap mendukung rencana pemulihan dan transformasi ekonomi Barbados dengan bantuan dari Prakarsa Pembangunan Global.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa China berkomitmen untuk mempromosikan komunikasi dan kerja sama yang lebih baik dalam perdagangan, ekonomi, pertukaran antar orang ke orang hingga transisi energi dengan Barbados.

Tahun lalu, perdagangan antara kedua negara itu tercatat mencapai sekitar 188 juta dolar atau senilai Rp 2,8 triliun, dengan China terutama mengekspor kendaraan listrik dan furnitur ke negara itu.

Saat ini, negara itu dikabarkan tengah mendorong perusahaan-perusahaannya untuk berinvestasi di Barbados, dan akan memperluas impor produk unggulan dari negara tersebut.

Dalam gilirannya, PM Mottley mengucapkan apresiasinya atas seluruh bantuan yang diberikan China. Ia juga sepakat untuk memperkuat kerja sama dengan negara itu dalam berbagai bidang seperti pertanian, energi, infrastruktur dan pengentasan kemiskinan.

Pada kesempatan tersebut, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan beberapa perjanjian kerja sama bilateral, termasuk perjanjian tentang pelaksanaan Prakarsa Pembangunan Global. Perjanjian tersebut mencerminkan komitmen mereka bersama untuk meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Barbados.

Kunjungan resmi PM Mia Mottley ke China ini berlangsung seiring dengan diselenggarakannya Pertemuan Tahunan ke-14 dari New Champions, juga dikenal sebagai Forum Davos Musim Panas, yang digelar di Tianjin dengan partisipasi lebih dari 1.500 perwakilan dari lebih dari 90 negara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya