Berita

Pianis remaja Samuel Wilbert Siregar saat tampilkan seni bermain pianonya/RMOL

Nusantara

Mainkan Musik Karya Komposer Armenia, Penampilan Pianis Samuel Wilbert Siregar Kejutkan Jaya Suprana

MINGGU, 25 JUNI 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tokoh seni dan budaya Indonesia, Jaya Suprana terkejut dengan penampilan pianis remaja bernama Samuel Wilbert Siregar yang memainkan musik ciptaanya berjudul "Tri Reminiskensa".

Penampilan pianis remaja bernama Samuel ini ditunjukkan dalam acara Resital Piano yang diselenggarakan di Auditorium Jaya Suprana School of Performing Arts di Mall Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, DKI Jakarta, Minggu (25/6).

"Hari ini saya terkejut sekali, beliau memainkannya lebih sempurna ketimbang yang saya bikin lagu itu. Saya rasa ini bukan jasa beliau sendiri, tetapi karena jasa anda semua. Jadi rupanya anda semua menjadi satu icon untuk beliau, sehingga Samuel mempersembahkan yang lebih baik ketimbang yang ia mampu lakukan, maka tepuk tangan untuk Samuel," ujar Jaya Suprana usai mendengarkan permainan piano Samuel dengan musik ciptaan Jaya Suprana.


Selain memainkan musik karya Jaya Suprana, Samuel yang lahir pada 4 Juli 2009 ini memainkan musik karya komposer Aram Kachaturian asal Armenia, seperti Masquerade Suite Album dan Sonatina Album.

Penampilan Samuel disaksikan oleh sekitar 50 orang, termasuk dari Perwakilan Duta Besar (Dubes) Armenia, Mr. Mushegh Avetisyan, hingga Kepala Staf Umum TNI periode 1 April 2011-30 Juni 2012, Letjen TNI (Purn) Johannes Suryo Prabowo.

Samuel merupakan anak dari Saut Parlindungan Siregar dan Susi Silvana. Dia pertama kali belajar piano pada saat usia 3 tahun di kelas KMA sekolah musik Yamaha di bawah bimbingan Enggan, Silvia, dan Richa.

Pada usia 9 tahun, Samuel melanjutkan pelajaran piano di Jaya Suprana di bawah bimbingan Muhammad Iqbal Siddiq di tingkat basic 2 hingga kini tingkat advance 1.

Selain itu, Samuel juga pernah belajar piano pop dengan Berenike Dethan secara privat. Samuel juga mendapatkan bimbingan masterclass piano dari Michael Baron dan Jaya Suprana. Kini, Samuel masih bersekolah di SMP Kolese Kanisius kelas 9.

"Awalnya dulu dari umur 3 tahun dia sudah masuk musik. Seiring berjalannya waktu, akhirnya saya pikir daripada setengah-setengah, kita gaspol aja sampai jadi, ya harus naik tangga terus. Sampai ke titik ini kita bangga," ujar Saut kepada Kantor Berita Politik RMOL saat ditemui di lokasi acara.

Sementara itu, guru piano Samuel, Muhammad Iqbal Siddiq mengatakan, acara Resital Piano hanya untuk anak-anak yang berbakat dan terpilih. Kata Iqbal, Samuel akan tampil di Armenia, di Aram Kachaturian Hall untuk jangka 1-2 tahun lagi.

"Butuh waktu buat persiapannya. Awalnya bukan begitu (akan tampil go internasional), tapi tiba-tiba dari sini melihat ada kemungkinan tampil di sana sama Pak Jaya dipikirkan, oh ya sudah berarti bisa nih (tampil di Armenia)" kata Iqbal.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya