Berita

Penjaga Pantai AS, Laksamana Muda John Mauger/Net

Dunia

Penjaga Pantai AS: Mayat Korban Kapal Selam Titan Mungkin Tidak Akan Pernah Ditemukan

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 20:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Mayat lima penumpang kapal selam Titan yang hilang setelah ledakan dahsyat di dekat reruntuhan kapal Titanic kemungkinan besar tidak akan pernah ditemukan di Samudra Atlantik.

Hal tersebut dilaporkan Penjaga Pantai AS pada Jumat (23/6), dengan mengatakan bahwa harapan untuk menemukan lima jenazah itu sangat kecil mengingat kondisi di bawah laut tersebut.

"Lingkungan di dasar laut ini sangat keras dan tanpa belas kasihan. Puing-puing yang ditemukan sesuai dengan dampak ledakan kapal. Meskipun kami akan terus bekerja dan mencari area lain di bawah sana, tapi saat ini kami tidak dapat memberikan harapan mengenai prospek menemukan mereka," ujar Penjaga Pantai AS, Laksamana Muda John Mauger.


Laksamana Muda lebih lanjut menjelaskan bahwa kemungkinan penemuan jenazah itu semakin sulit dilakukan karena kapal selam Titan itu kemungkinan meledak saat awal tenggelamnya kapal.

Seperti dimuat Gulf Today, dalam sebuah ekspedisi menggunakan kendaraan operasi jarak jauh (ROV), ruang OceanGate Titan berhasil ditemukan di antara puing-puing lainnya, sekitar 1.600 kaki dari lokasi kapal Titanic yang terletak di dasar laut.

Seorang pengusaha Inggris asal Pakistan Shahzada Dawood dan putranya Suleman, miliarder Inggris Hamish Harding yang tinggal di Dubai, pilot angkatan laut Prancis Paul-Henry Nargeolet, serta bos perusahaan wisata OceanGate, Stockton Rush berada di dalam kapal selam itu.

Atas pengumuman terbaru dari Penjaga Pantai AS, maka misi pencarian dan penyelamatan internasional untuk kapal selam Titan yang melakukan ekspedisi Titanic sejak Minggu pagi (18/6) telah diakhiri.

Kini semua aset penyelamatan akan kembali ke pangkalan mereka masing-masing untuk memulihkan kemampuan pencarian dan penyelamatan serta mempersiapkan pencarian dan penyelamatan di masa depan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya