Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dubai Beri Kursus Pelatihan Keterampilan AI kepada Ratusan Pegawai Pemerintah

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 14:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ratusan pegawai pemerintah di Dubai diberi pelatihan untuk menggunakan alat kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pekerjaan mereka.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dubai Future Academy itu bertujuan untuk menjadikan pemerintah Dubai sebagai yang terbaik di dunia dalam menggunakan AI pada operasi pemerintahannya, di tengah kemajuan teknologi yang pesat di dunia.

Seperti dikutip dari ANI News, Jumat (23/6), program pelatihan kepada lebih dari 170 pegawai itu diadakan setelah pengumuman baru-baru ini oleh Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, tentang peluncuran Dubai Pusat Kecerdasan Buatan Dubai (DCAI).


Dalam kursus ini, para pegawai diberikan pengetahuan tentang tujuh pilar utama terkait AI generatif, termasuk konsep dasar, aplikasi penting saat ini, kasus penggunaan AI yang sukses, dan penggunaan alat AI seperti ChatGPT dalam pengambilan keputusan,  mengembangkan sektor kreatif, dan meningkatkan daya saing ekonomi.

Menurut Wakil CEO Dubai Future Foundation (DFF), Abdulaziz AlJaziri, kursus tersebut memberi kesempatan kepada pegawai yang bertalenta untuk belajar tentang berbagai praktik penggunaan AI, inovasi-inovasinya yang dapat memajukan dan mendukung pekerjaan mereka di lembaga pemerintahan di masa depan.

"Inisiatif ini mendukung tujuan DCAI dengan memberdayakan pegawai pemerintah dengan keterampilan dan keahlian terbaru untuk mengembangkan penggunaan AI yang efektif, agar kinerja sektor pemerintahan semakin meningkat dan menjadikan pemerintah Dubai sebagai yang terbaik di dunia dalam bidang ini," ujarnya.

Peluncuran DCAI sendiri merupakan langkah nyata negara itu dalam mewujudkan arahan Penguasa Dubai untuk menerapkan teknologi AI di berbagai sektor.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya