Berita

Laksamana Muda Penjaga Pantai AS John Mauger berbicara selama konferensi pers di Boston pada hari Kamis tentang misi penyelamatan kapal selam Titan/Net

Dunia

Penjaga Pantai AS Umumkan Kematian Awak Kapal Selam Titan setelah Penemuan Puing-puing Ledakan

JUMAT, 23 JUNI 2023 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tim pencarian kapal selam Titan yang hilang di Samudra Atlantic pada Kamis (22/6) menyatakan bahwa seluruh penumpang telah tewas.

Dalam keterangannya Penjaga Pantai AS Laksamana John Mauger  mengatakan kapal nahas itu mungkin mengalami ledakan dahsyat, menyusul penemuan puing-puing kapal di dekat bangkai Titanic di hari keempat pencarian.

"Pagi ini, sebuah ROV dari kapal Horizon Arktik menemukan tulang ekor kapal selam Titan sekitar 1.600 kaki dari haluan kapal Titan di dasar laut," kata  Mauger, menambahkan bahwa kru menemukan lima potongan besar puing yang membantu mengidentifikasi sisa-sisa Titan.


"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga," lanjut Mauger.

Pengumuman tersebut mengakhiri misi pencarian dan penyelamatan internasional untuk kapal selam Titan yang sedang melakukan ekspedisi Titanic yang dimulai sejak Minggu pagi (18/6).

Mereka yang tewas adalah pengusaha Inggris asal Pakistan Shahzada Dawood dan putranya Suleman, miliarder Inggris Hamish Harding yang tinggal di Dubai, pilot angkatan laut Prancis Paul-Henry Nargeolet, dan bos perusahaan wisata OceanGate, Stockton Rush.

Sebelumnya, perusahaan Ekspedisi OceanGate mengumumkan bahwa mereka telah kehilangan komunikasi dengan kapal selam Titan, yang membawa wisatawan ke lokasi reruntuhan Titanic.

Menurut Penjaga Pantai AS komunikasi terputus sekitar 1 jam 45 menit setelah menyelam pada 18 Juni.

Laksamana Mauger mengatakan tidak pasti kapan Titan meledak, tetapi senar sonobuoy yang menangkap suara bawah laut tidak mendengar apa pun yang konsisten dengan ledakan karena dipasang setelah Titan hilang.

The Wall Street Journal dan Associated Press kemudian melaporkan bahwa Angkatan Laut AS mendengar "anomali" pada hari Minggu beberapa jam setelah hilangnya Titan. WSJ mengatakan ledakan itu terdeteksi melalui sistem akustik rahasia yang dirancang untuk melihat kapal selam musuh.

“Meskipun tidak pasti, informasi ini segera dibagikan kepada Komandan Insiden untuk membantu misi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung,” kata seorang pejabat senior Angkatan Laut AS kepada surat kabar tersebut.

Penjaga Pantai AS akan melanjutkan operasinya untuk mencari dan menemukan mayat dan puing-puing kapal selam.

"Kami akan terus bekerja dan mencari daerah di sana tapi saya tidak punya jawaban untuk prospek saat ini," katanya, menjawab pertanyaan tentang misi pemulihan korban dan reruntuhan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya