Berita

Prabowo Subianto dan Erick Thohir/Net

Politik

Punya Nilai Tawar di Mata Dunia, Erick Thohir Cocok Cawapres Prabowo Subianto

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 23:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai tokoh yang memiliki nilai tawar yang baik di mata dunia, Erick Thohir dianggap sangat cocok jika menjadi Cawapres Prabowo Subianto. Sosok Erick Thohir identik ingin Indonesia menjadi negara yang disegani di mata internasional.

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan mengatakan, Menteri BUMN yang juga Ketum PSSI Erick Thohir merupakan salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Cawapres.

Selain itu, Tamil menyebutkan bahwa Erick Thohir memiliki hubungan multilateral dengan beberapa tokoh-tokoh di negara lain. Apalagi, gaya komunikasi Erick Thohir juga mampu mempersuasi dengan menggunakan narasi-narasi yang meningkatkan posisi Indonesia di mata dunia.


"Saya kira poin-poin ini tentu cocok terhadap Pak Prabowo," ujar Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/6).

Dosen Universitas Dian Nusantara ini menilai, Erick cocok berpasangan dengan Prabowo bukan hanya melihat dari sisi popularitas maupun kesamaan ceruk pemilihnya, melainkan adanya kesamaan visi misi kedua tokoh tersebut. Salah satunya Prabowo juga ingin Indonesia menjadi negara yang disegani di mata internasional.

"Hal itu juga ditunjukkan oleh Erick Thohir, bagaimana kemudian Erick Thohir bisa melobi FIFA agar kemudian Indonesia tidak diberi sanksi setelah kasus Kanjuruhan misalnya. Ini kan sebuah prestasi-prestasi yang baik di mata dunia," kata Tamil.

Untuk itu, Tamil menilai, Erick Thohir merupakan tokoh yang sangat cocok berpasangan dengan Ketum Partai Gerindra itu untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Jadi saya kira, dilihat dari posisi-posisi itu, dan dilihat dari visi misi masing-masing tokoh politik ini, saya kira Erick Thohir sangat cocok jika dipasangkan dengan Pak Prabowo," pungkas Tamil.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya