Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Hal tersebut diumumkan setelah perusahaan farmasi milik negara Essential Drugs Company Limited (EDCL), menandatangani nota kesepahaman (MoU), dengan Dyadic International yang berbasis di AS untuk mendirikan pabrik farmasi di Bangladesh.
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Zahid Maleque dalam pidatonya mengumumkan bahwa proyek tersebut akan dibantu melalui pinjaman dari Bank Pembangunan Asia (ADB), sebesar 300 juta dolar AS (Rp 4,4 triliun).
Populer
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16
Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23
Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04