Berita

Perdana Menteri Selandia Baru, Chris Hipkins/Net

Dunia

Bantah Biden, PM Selandia Baru: Xi Jinping Bukan Diktator

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 19:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden yang menyebut Presiden China, Xi Jinping seperti seorang diktator mendapat sanggahan dari Perdana Menteri Selandia Baru, Chris Hipkins.

Menurut Hipkins, Xi bukanlah seorang diktator karena rakyat China masih memiliki kebebasan untuk menentukan bentuk pemerintah mereka.

“Jika mereka ingin mengubah sistem pemerintahan mereka, maka itu akan menjadi urusan mereka," ungkapnya kepada seorang reporter ketika ditanya tentang pernyataan Biden, seperti dimuat NBC News pada Kamis (22/6).


Pernyataan Hipkins diungkapkan menjelang kunjungannya ke China pada 25 hingga 30 Juni mendatang. Di sana, ia akan akan bertemu Presiden Xi, Perdana Menteri Li Qiang, dan ketua komite tetap Kongres Rakyat Nasional, Zhao Leji.

Komentar kontroversial yang dilontarkan Biden tentang Xi telah mengundang kecaman keras dari pemerintah Beijing.

Dalam dalam sebuah pernyataan pada Rabu (21/6), jurubicara Kementerian Luar Negeri China,  Mao Ning menyindir balik Biden karena berani mengklasifikasikan Xi sebagai penguasa diktator.

"Pernyataan dari pihak AS sangat konyol dan tidak bertanggung jawab, mereka secara serius melanggar fakta dasar, protokol diplomatik dan martabat politik China," ungkapnya selama konferensi pers.

Biden mengatakan Xi marah atas insiden penembakan balon mata-mata China Februari lalu karena ketidaktahuannya sebagai pemimpin diktator.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya