Berita

Berlian ramah lingkungan yang diberikan PM Modi untuk Ibu Negara AS, Jill Biden selama menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih pada Rabu, 21 Juni 2023/Net

Dunia

Modi Beri Hadiah Berlian Ramah Lingkungan untuk Ibu Negara AS Jill Biden

KAMIS, 22 JUNI 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah berlian ramah lingkungan yang ditempatkan di kotak papier mache Kashmir menjadi cinderamata istimewa yang diberikan Perdana Menteri India Narendra Modi kepada Ibu Negara AS, Jill Biden.

Berlian seberat 7,5 karat tersebut diberikan Modi selama menghadiri jamuan makan malam di Gedung Putih bersama Presiden AS Joe Biden dan Jill Biden pada Rabu (21/6).

Hal itu diungkap oleh Menteri Perdagangan dan Industri Piyush Goyal dalam postingan Twitternya pada Kamis (22/6).


"PM @NarendraModi menghadiahkan berlian ramah lingkungan yang cantik, diproduksi di laboratorium dan ditempatkan di kotak Papier mache Kashmir kepada Ibu Negara AS @FLOTUS," cuit Goyal, seperti dimuat The Hindu.

Menurut Goyal, berlian itu menjadi ramah lingkungan karena proses pembuatannya menggunakan sumber daya seperti tenaga surya dan angin.

"Berlian hijau dipahat dengan presisi dan hati-hati menggunakan teknologi mutakhir di laboratorium diproduksi melalui dua teknologi Suhu Tinggi Bertekanan Tinggi (HPHT) dan Deposisi Uap Kimia (CVD)," ungkapnya.

Dikatakan Goyal, berlian itu hanya memancarkan 0,028 gram karbon per karat dan disertifikasi oleh Lab Gemological, IGI (International Gemological Institute)," kata Goyal.

Di sisi lain, papier mâché Kashmir  yang merupakan wadah untuk berlian ramah lingkungan tersebut dilukis oleh para pengrajin terampil dengan motif naqqashi yang rumit.

Tempat berlian itu juga memiliki sertifikasi GI (Indikasi Geografis) yang mencerminkan keaslian produk pertanian, alam, atau manufaktur (barang kerajinan dan industri) yang berasal dari wilayah geografis tertentu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya