Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tiga Siswa Uganda yang Diculik Kelompok Teroris ADF Berhasil Kabur

RABU, 21 JUNI 2023 | 16:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tiga dari enam siswa yang diculik oleh kelompok teroris bersenjata yang menyerang sekolah di Uganda pada pekan lalu, berhasil melarikan diri.

Kabar baik tersebut diumumkan oleh juru bicara tentara Uganda, Jenderal Felix Kulayigye, pada Rabu (21/6).

Menurut keterangan Jenderal Kulayigye, ketiga siswa itu kini telah kembali ke keluarga mereka dengan selamat, dan informasi lebih lanjut mengenai kondisi mereka akan diumumkan dalam waktu dekat.


"Kini pasukan keamanan sedang melakukan upaya pengejaran terhadap para penyerang yang terlibat dalam serangan tersebut," ujarnya, seperti dimuat Anadolu Agency.

Namun, dalam laporan yang diterima dari pihak militer, terungkap bahwa para siswa yang diculik oleh para pemberontak itu diperlakukan sebagai tawanan dan sempat dijadikan sebagai "kuli makanan" yang dipaksa untuk merampok persediaan makanan dari toko sekolah.

Pasukan militer menyalahkan kelompok teroris  Pasukan Demokratik Sekutu (ADF) atas serangan mematikan yang mereka lakukan di Sekolah Menengah Lhubirira di distrik perbatasan Kasese pada Jumat lalu.

Serangan tersebut menyebabkan setidaknya 41 orang tewas, dengan beberapa korban meninggal dengan cara ditusuk dan yang lainnya tewas karena asrama mereka dibakar.

Kelompok ADF pertama kali muncul pada pertengahan tahun 1990-an lalu, mereka bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Yoweri Museveni. Namun, kelompoknya berhasil dikalahkan oleh pasukan keamanan.

Mereka kemudian memindahkan basis operasinya ke wilayah hutan yang bergejolak di timur Kongo, dan  sering melancarkan serangan terhadap desa-desa dan melakukan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersalah.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya