Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau pasar murah di Buleleng, Bali/Ist

Politik

Tinjau Pasar Murah di Bali, Mendag Zulhas: Pemerintah Berkomitmen Jaga Stabilitas Harga Bapok

SELASA, 20 JUNI 2023 | 22:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah memalui Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk menjaga mudahnya akses barang kebutuhan pokok (Bapok) bagi masyarakat dalam berbagai situasi.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau pasar murah di Buleleng, Bali, Selasa (20/6). Turut mendampingi Zulhas, Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Isy Karim.

“Hari ini saya meninjau pelaksanaan pasar murah di Bali. Mudah-mudahan dengan ini, masyarakat bisa terbantu mendapatkan bapok seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan mudah," ujar Zulhas.


Dikatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, sebetulnya saat ini harga-harga bapok di pasar stabil dan pasokan banyak.

Dia menyampaikan juga, pada pasar murah di Buleleng, disediakan 250 paket bapok yang terdiri atas beras 5 kg, gula 1 kg, dan Minyakita 1 liter. Beras dijual dengan harga Rp43.000 per 5 kg, gula Rp13.500/kg, dan Minyakita Rp14.000/liter. Tersedia 1,35 ton beras, 300 kg gula, dan 360 liter Minyakita.

Setelah meninjau pasar murah di Buleleng, Zulhas melanjutkan kegiatan peninjauan pasar murah di Denpasar, Bali. Pada titik ini, tersedia 150 paket bapok yang terdiri atas beras 5 kg, gula 1 kg, dan Minyakita 1 liter.

Rinciannya, beras dijual dengan harga Rp41.500 per 5 kg, gula Rp13.500/kg, dan Minyakita Rp14.000/liter. Pada pasar murah di Denpasar, pasokan yang disediakan adalah 850 kg beras, 200 kg gula, dan 240 liter Minyakita.

Di kedua titik pasar murah tersebut, Kemendag bekerja sama dengan Perum Bulog dan PT Sentana Prima Unggul yang merupakan perusahaan pengemasan dan distributor minyak goreng.

Zulhas pun mengungkapkan, pemerintah terus berkomitmen memastikan harga-harga bapok stabil di semua daerah.

“Memang saya keliling ke daerah, ke mana-mana mengecek agar harga-harga bapok di mana pun berada itu tidak berbeda dengan daerah-daerah lain,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya