Berita

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto/Ist

Presisi

Tahu Persis Soal Kebocoran Dokumen, Kapolda Metro Pastikan Kasus Ini Naik ke Tahap Penyidikan

SELASA, 20 JUNI 2023 | 20:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kasus kebocoran dokumen penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di Kementerian ESDM naik ke tahap penyidikan.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, yang pernah menjabat sebagai Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, memastikan akan mengusut tuntas dugaan kebocoran dokumen.

"Saya tahu persis perkara itu, jadi saya yakin, walaupun pelan tapi enggak apa-apa, yang namanya penyelidikan kita masih mengumpulkan yang namanya saksi-saksi, nanti mungkin ada dokumen-dokumen atau petunjuk-petunjuk lain yang terkait dengan perkara itu sendiri. Kebetulan pada saat itu saya masih menjabat deputi, sehingga sedikit banyak saya tahu tentang itu," kata Karyoto di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6).


Lanjut Karyoto, kasus ini juga telah menyorot perhatian publik.

Karena itu, Polda Metro Jaya bertanggung jawab untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Karena ini kami anggap perkara yang menyita banyak perhatian karena pelapornya banyak sekali, kan kami pertanggungjawaban kepada pelapor harus bicara apa," imbuh Karyoto.

Tidak menutup kemungkinan, saat tahap penyidikan, pihak kepolisian akan memeriksa unsur pimpinan KPK.

"Kami sekarang baru pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan dokumen-dokumen. Secara detail belum bisa kami ceritakan nanti mungkin dalam waktu ke depan kalau kami sudah dapatkan saksi-saksi lengkap, kami juga akan menginjak kepada fase berikutnya," ujar Karyoto.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya