Berita

Seekor merpati Homer Belgia terbang keluar loteng saat pelatihan untuk membawa pesan polisi, di distrik Cuttack, negara bagian timur Odisha, India, pada 9 Juni 2023/Reuters

Dunia

Polisi India Masih Lestarikan Ratusan Burung Merpati untuk Sampaikan Pesan Saat Bencana

SELASA, 20 JUNI 2023 | 18:51 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Di era teknologi yang berkembang pesat saat ini, polisi di negara bagian Odisha, India Timur masih mempertahankan tradisi merpati pos untuk digunakan saat terjadi bencana yang memutuskan hubungan komunikasi.

Tradisi yang berasal dari masa pemerintahan kolonial Inggris ini masih tetap dilestarikan, di mana kantor polisi menggunakan burung-burung itu untuk berkomunikasi satu sama lain.

Saat ini, layanan merpati pos negara bagian tersebut tercatat telah mempekerjakan lebih dari 100 ekor merpati Homer Belgia.


"Kami menjaga dan melestarikan merpati ini karena nilai warisan mereka dan untuk generasi mendatang," kata seorang inspektur jenderal polisi di distrik Cuttack, Satish Kumar Gajbhiye.

Polisi mengungkapkan bahwa merpati pos, yang dapat terbang dengan kecepatan 55 km per jam dan menempuh jarak hingga 800 kilometer ini telah terbukti membantu setidaknya dua kejadian bencana dalam empat dekade terakhir di wilayahnya.

Burung-burung ini telah memainkan perannya saat jalur komunikasi terputus pada 1999 lalu akibat angin topan hebat yang melanda wilayah pesisir, serta pada 1982 saat terjadi banjir dahsyat di beberapa bagian negara bagian, dengan membawa pesan yang ditulis di atas kertas tipis, dimasukkan ke dalam kapsul, dan diikatkan pada kaki mereka.

Mengutip Asia One, Selasa (20/6), menurut pelatih merpati, mereka telah melatih burung itu pada usia lima hingga enam minggu. Seiring bertambahnya usia, merpati dikeluarkan agak jauh dari tempat tinggal mereka dan secara naluri terbang kembali ke tempat perlindungan mereka.

"Jaraknya ditingkatkan secara bertahap, dan dalam waktu 10 hari, mereka dapat kembali dari jarak sekitar 30 km," kata seorang pelatih, Parshuram Nanda.

Namun, kini dengan kemajuan komunikasi modern, peran merpati pos di India disebut lebih banyak digunakan untuk acara-acara yang bersifat seremonial, seperti Hari Kemerdekaan dan Hari Republik.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya