Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Beda Megawati, Prabowo Tidak Terlalu Kepikiran Cawapresnya Bakal Jadi Pesaing

SELASA, 20 JUNI 2023 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kriteria Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam memilih calon wakil presiden (cawapres) berbeda dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Megawati, kata pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio, cenderung memilih cawapres yang cukup masa atau berumur dan tidak akan bisa tampil sebagai pesaing petugas partai di kemudian hari. Sementara Prabowo tidak terlalu memikirkan hal tersebut.

“Kalau Pak Prabowo biasanya nggak terlalu kepikiran apakah nanti wakilnya bakal bersaing dengan dia atau tidak,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (20/6).


Hensat, sapaan akrabnya, menilai Prabowo adalah tipikal orang yang percaya dengan kapasitas wapresnya. Maka dari itu, calon wakil presiden yang bisa dipilih oleh Menteri Pertahanan RI itu lebih beragam.

“Calon wakilnya bisa beragam, apalagi bila Pak Jokowi ikutan. Misalnya Cak Imin, Airlangga Hartarto, Ridwan Kamil, Mas Gibran (bila usia direvisi MK),” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya