Berita

Presiden Belarusia, Aleksander Lukashenko dan Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Global

Penempatan Senjata Nuklir Rusia di Belarusia Tidak Miliki Batasan Waktu

SENIN, 19 JUNI 2023 | 18:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Senjata nuklir taktis yang baru-baru ini dikirimkan ke Belarusia ternyata tidak memiliki batasan waktu dalam penempatannya.

Hal itu diungkap oleh mantan Direktur Departemen Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexei Polishchuk dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat kantor berita TASS pada Senin (19/6).

Polishchuk menjelaskan bahwa sejak perjanjian pengiriman disepakati kedua negara, tidak ada satu pun kalimat yang menyiratkan tentang batasan.


"Mengenai kerangka waktu yang memungkinkan untuk kehadiran senjata nuklir taktis Rusia di wilayah Belarusia, perjanjian tersebut tidak menyiratkan pembatasan apa pun dalam hal ini,” ungkapnya.

Dikatakan Polishchuk, rudal baru bisa dikembalikan ke Rusia jika sekutu Barat dan NATO berhenti ikut campur dalam perang yang mengancam keamanan nasionalnya.

"Jika AS dan NATO menahan diri untuk tidak menghancurkan kedaulatan Rusia dan Belarusia, maka bisa saja senjata-senjata itu berhenti ditempatkan," jelasnya.

Maret lalu, Rusia mengumumkan bahwa pihaknya akan mengerahkan senjata nuklir taktis ke sekutu dekatnya Belarusia.

Keputusan itu diklaim telah disepakati dua negara dan bertujuan untuk menjamin keamanan Belarusia selama perang Ukraina berlangsung.

Presiden Aleksander Lukashenko mengatakan senjata nuklir Rusia mulai tiba di Belarusia sejak sejak bulan lalu.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya