Berita

Tepi Barat/Net

Dunia

Soroti Rencana Pembangunan Pemukiman Baru di Tepi Barat, AS Desak Israel Penuhi Komitmen Aqaba

SENIN, 19 JUNI 2023 | 16:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan kekhawatirannya terhadap rencana Israel yang akan membangun ribuan pemukiman baru di Tepi Barat.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengungkapkan penentangan tersebut pada Minggu (18/6).

"AS sangat terganggu oleh pengumuman rencana pemerintah Israel untuk memajukan lebih dari 4.000 unit pemukiman baru di Tepi Barat," kata Miller melalui akun Twitternya, seperti dimuat Anadolu Agency.


Menurutnya, perluasan pemukiman Israel di Tepi Barat dianggap sebagai salah satu isu utama yang dapat menghambat proses negosiasi damai antara Israel dan Palestina.

Dalam pernyataan itu, Miller juga menekankan bahwa AS secara tegas menentang tindakan sepihak yang dapat mempersulit pencapaian solusi dua negara.

Ia juga meminta pemerintah Israel untuk memenuhi komitmen yang telah mereka buat di Aqaba, Yordania, dan Sharm el-Sheikh, Mesir, yang bertujuan untuk mencapai de-eskalasi dan penyelesaian konflik yang berkelanjutan.

Reaksi AS terhadap rencana pemukiman baru ini telah mencerminkan kekhawatiran internasional yang meluas atas dampak dari pembangunan itu terhadap upaya perdamaian di kawasan tersebut.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya