Berita

Paus Fransiskus/Net

Dunia

Paus Fransiskus Kecam Serangan Teroris di Sekolah Uganda

SENIN, 19 JUNI 2023 | 15:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kecaman disampaikan Paus Fransiskus atas serangan teroris di Sekolah Menengah Lhubiriha di Mpondwe, Uganda,  yang menewaskan puluhan mahasiswa.

Berbicara di Istana Apostolik Vatikan pada Minggu (18/6), Paus mengatakan kepada ribuan umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus, bahwa dirinya ikut berduka pada apa yang menimpa korban.

“Saya juga berdoa untuk para siswa muda, korban serangan brutal di sebuah sekolah di Uganda barat," kata Paus, seperti dikutip dari AFP, Senin (19/6)."


Merujuk pada aksi teroris ini yang diduga dilakukan oleh anggota Allied Democratic Forces (ADF), sebuah kelompok bersenjata yang terkait dengan Negara Islam (IS), Paus menyerukan doa untuk perdamaian.

Sementara itu Pemerintah Uganda telah meningkatkan keamanan dan memulai pencarian besar-besaran setelah pembantaian yang menewaskan sedikitnya 42 siswa pada Jumat malam (16/6).

Ibu negara negara sekaligus Menteri Pendidikan dan Olahraga Uganda, Janet Museveni, mengatakan pemerintah masih menyelidiki seluruh kejadian tersebut.

"Pemerintah melalui badan keamanan berusaha menindaklanjuti apa yang sebenarnya terjadi. Dan di puncak situasi, kami yakin keadilan akan menang," kata Janet Museveni.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya