Berita

Politisi terkemuka di Yaman, Mohammed Qahtan/Net

Dunia

Capai Kesepakatan, Houthi Setuju Bebaskan Mohammed Qahtan yang Ditahan sejak 2015

SENIN, 19 JUNI 2023 | 15:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pembicaraan antara pemerintah Yaman dan kelompok pemberontak Houthi tentang negosiasi pertukaran tahanan terbaru telah mencapai kata sepakat.

Berdasarkan informasi dari anggota delegasi pemerintah, Majed Fadhail, kelompok Houthi telah setuju untuk membebaskan politisi terkemuka Mohammed Qahtan yang mereka tahan sejak 2015 lalu.
 
"Untuk itu, pembicaraan di Amman, Yordania, yang berada di bawah naungan PBB, telah berakhir," kata  Fadhail.


Sesuai dengan kesepakatan ini, menurut Fadhail, sesi baru pembicaraan pertukaran tahanan akan diadakan kembali setelah liburan Iduladha, untuk membahas rincian lebih lanjut mengenai rencana tersebut.

Mengutip laporan dari Anadolu Agency, Senin (19/6), Mohammed Qahtan, merupakan seorang politisi terkemuka dari Partai al-Islah yang ditahan oleh Houthi. Selama beberapa tahun terakhir, tidak ada kabar atau informasi yang jelas mengenai nasibnya.

Pada Jumat (16/6)  pemerintah Yaman yang memperjuangkan nasib politisi terkemuka itu bernegosiasi dengan Houthi di Yordania untuk membahas proses pertukaran tahanan terbaru ini.

Sebulan sebelumnya, kedua pihak yang bertikai itu juga telah menyepakati pertukaran lebih dari 800 tahanannya dengan pembicaraan yang juga ditengahi oleh PBB.

Kesepakatan pertukaran tahanan ini telah memberikan harapan baru bagi warga Yaman yang menginginkan penyelesaian krisis dan konflik di negara mereka yang telah berlangsung sejak 2014 lalu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya