Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Tak Beri Jalan Khusus, Biden: Sulit Bagi Ukraina Gabung NATO

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 09:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sulit bagi Ukraina untuk bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Amerika Serikat (AS) pun tidak akan membuat pengaturan khusus agar Ukraina bergabung dengan NATO.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden AS Joe Biden kepada wartawan di dekat Washington pada Sabtu (17/6).

"Mereka harus memenuhi standar yang sama. Jadi kami tidak akan membuatnya mudah," kata Biden, seperti dimuat Channel News Asia.


Komentar tersebut muncul sebelum para pemimpin NATO dijadwalkan bertemu di Vilnius, Lituania bulan depan untuk mengadakan sesi pertama Dewan NATO-Ukraina dengan Presiden Volodymyr Zelensky. Itu menjadi pertemuan simbolis pertama.

Menurut Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, pertemuan tersebut akan memberi Ukraina kursi yang lebih setara untuk berkonsultasi dan membahas masalah keamanna dengan aliansi.

Kendati begitu, Stoltenberg menambahkan, meskipun NATO akan mempererat hubungan politik dengan Ukraina pada pertemuan tersebut, tidak akan ada pembicaraan tentang keanggotaan Kyiv.

"Kami tidak akan membahas aksesi di Vilnius, tetapi bagaimana kami dapat mendekatkan Ukraina ke NATO. Saya yakin bahwa kami akan menemukan solusi dan konsensus yang baik," kata Stoltenberg.

Negara-negara NATO telah memasok persenjataan senilai puluhan miliar dolar ke Ukraina sejak Moskow melancarkan invasi habis-habisan Februari lalu.

Namun beberapa pemimpin di NATO khawatir bahwa memperluas keanggotaan ke Ukraina akan meningkatkan kemungkinan aliansi menghadapi Rusia secara langsung dalam perang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya