Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Widya Pratiwi Murad/Ist

Politik

Deklarasi Widya Pratiwi Caleg PAN, Zulhas Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

MINGGU, 18 JUNI 2023 | 08:08 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dibutuhkan perempuan tangguh, untuk memperjuangkan hak-hak kaum perempuan melalui jalur politik.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri deklarasi Widya Pratiwi Murad, sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Maluku.

Dalam sambutan deklarasi itu, Zulhas menyapaikan apresiasi kepada Gubernur Maluku Murad Ismail atas kerja kerasnya membangun Maluku. Terutama, dalam menurunkan angka stunting dari 34 persen menjadi 28 persen.


Dikatakan Zulhas, kerja keras Murad Ismail itu, tidak lepas dari dukungan sang istri Widya Pratiwi yang kini mantap melangkah menjadi calon legislatif PAN.

"Saya dengar angka stunting Maluku 34 persen dan dari angka tersebut sekarang sudah turun menjadi 28 persen. Itu karena Ibu Widya bekerja keras di Maluku," ujar Zulhas dalam keterangannya, Minggu (18/6).

Zulhas yang juga Menteri Perdagangan itu menyampaikan, Maluku perlu memiliki perwakilan di DPR RI. Terutama, dari keterwakilan politisi PAN/

"Tugas DPR itu selain legislasi juga memberi anggaran berapa untuk Maluku, berapa untuk kesehatan. Karena itu DPR penting (ada keterwakilan) apalagi seorang perempuan," imbuhnya.

Sementara Widya Pratiwi mengatakan, niatnya mendaftar sebagai salah satu caleg DPR RI dari PAN karena ingin terus bekerja untuk kemajuan Maluku.

"Masih banyak sekali hal yang harus terus dibenahi agar Maluku bisa terus bergerak maju. Saya itu harus terus, berbuat, kerja, kerja, kerja, untuk Maluku," pungkasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya