Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan/Net

Politik

Kinerja Mendag Zulhas Dongkrak Elektabilitas PAN, Unggul di Atas PKS

JUMAT, 16 JUNI 2023 | 18:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) tumbuh positif seiring kemampuan Zulkifli Hasan selaku ketua umum, dalam menjalankan tugas sebagai Menteri Perdagangan.

Dalam survei terbaru Indonesian Political Opinion (IPO), elektabilitas PAN menggeser posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hal ini berkorelasi dengan tingginya tingkat kepuasan publik pada kinerja Kementerian Perdagangan.

"Kepuasan publik pada Kementerian Perdagangan 52,1 persen," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah saat rilis hasil survei, di Hotel Tamarin, Jakarta Pusat, Jumat (16/6).


Dikatakan Dedi, elektabilitas PAN dalam survei itu tercatat 5 persen. Tepat di atas PKS, yang hanya mencatatkan perolehan suara sebesarĀ  4,8 persen.

Secara politik, lanjutnya, tren positif elektabilitas PAN semestinya bisa menjadi modal untuk mendorong terbentuknya poros keempat. Misalnya, dengan menggandeng Golkar untuk memasangkan Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan.

Hadirnya poros keempat, lanjut Dedi, akan berdampak baik bagi kedua parpol tersebut, terlebih jika mengusung kader sendiri. Setidaknya, akan menjaga loyalitas kader untuk memilih capres dari partainya sendiri.

"Artinya meskipun peluang Airlangga-Zulhas menang Pilpres minim, tapi mereka dapat mempertahankan suara untuk calon anggota legislatifnya," pungkasnya.

Pada survei yang digelar pada medio 5 hingga 13 Juni 2023, IPO melibatkan 1.200 responden dari berbagai daerah di Indonesia.

Metode survei yang digunakan multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,90 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya