Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Tak Pernah Beri Data ke Siapapun, Firli: Biar Dewas yang Menjelaskan

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 19:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua KPK, Firli Bahuri, buka suara soal dugaan data bocor. Dia mengaku tak pernah memberikan dokumen atau catatan kepada siapapun. Ia menyerahkan ke Dewan Pengawas (Dewas) agar membeberkan siapa yang membocorkan itu.

Penegasan itu disampaikan Firli saat ditanya soal data dugaan korupsi di Kementerian ESDM yang bocor dan viral di Medsos, hingga menyeret nama inisial F, dan berujung laporan di Dewas KPK.

Menurutnya, dia sudah diklarifikasi Dewas KPK terkait beredarnya rekaman suara atau video soal kebocoran data itu.


"Saya ini 38 tahun jadi Polisi, saya tidak mau menghancurkan karir saya. Jadi, apapun yang dikatakan orang, saya pastikan tidak pernah melakukan itu," tegas Firli kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis malam (15/6).

Dia juga mengaku tak pernah memberikan dokumen atau catatan apapun, kepada siapapun. Dia juga tak pernah punya niat apalagi kesempatan memfotokopi dokumen, baik telaahan, penyelidikan, atau apapun.

"Makanya tadi saya sampaikan, kita tinggal cek, yang bersangkutan dapat dari siapa, diterima di mana, di mana penyerahannya, kepentingannya apa," papar Firli.

Dia juga tak mau mendahului Dewas KPK yang kini tengah memproses laporan dugaan kebocoran dokumen itu.

"Anda harus pastikan, apakah video yang beredar itu asli atau sudah direkayasa? Kita tidak tau, dan saya tak pernah nonton. Yang pasti saya tak kenal orang di video itu. Biarlah dewan pengawas yang memastikan, menyampaikan, siapa sesungguhnya yang memberikan catatan atau dokumen itu," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya