Berita

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, memamerkan lukisannya yang sarat makna/Ist

Politik

Lukisan SBY “No Justice” Berwarna Merah, Pengamat: Bermakna Sindir Penguasa

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 14:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lukisan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang bertuliskan “No Justice No Peace” dengan dominan warna merah dan biru dipandang banyak pihak menyimpan makna khusus yang kuat.

Menurut pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, tulisan “No Justice” berwarna merah bisa ditafsirkan sebagai nafsu keangkaramurkaan dari penguasa, khususnya di bidang hukum. Hal itu jadi peringatan, bahwa di negeri ini tidak ada keadilan.

“SBY tampaknya ingin mengingatkan kepada penguasa untuk tidak bermain api dalam bidang hukum. Bahaya di depan mata akan terjadi bila hal itu diabaikan,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (15/6).


Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu mengurai, warna merah identik dengan berani, semangat, agresif, dan penuh gairah. Dalam ilmu psikologi, kata dia, warna merah juga dianggap berbahaya dan peringatan, dominasi, gairah dan hasrat, serta kekuasaan.

Namun, dalam literatur kuno mengenai cerita wayang antara Dewi Rutji dan Bima, warna merah melambangkan nafsu keangkaramurkaan.

“Jadi, warna merah pada 'No Justice' dapat diartikan nafsu keangkaramurkaan dari penguasa,” jelasnya.

Sementara warna biru dalam tulisan “No Peace”, lanjut Jamiluddin, identik dengan kepercayaan dan kesetiaan.

Namun dalam efek psikologi dalam konotasi positif, warna biru bisa membuat merasa tenang dan dilindungi. Meskipun dalam konotasi negatif, warna biru juga bisa menggambarkan depresi, kelabu atau melankolis.

“Jadi warna biru yang digunakan SBY pada tulisan 'No Peace’ bisa saja bermakna 'jangan rusak kepercayaan dan kesetiaan rakyat'. Rakyat akan tidak percaya dan tidak setia kepada penguasa bila tidak ada keadilan (No Justice),” papar Jamiluddin.

Dengan demikian, Jamiluddin menilai penggunaan gradasi warna dalam lukisan Presiden keenam RI itu syarat akan makna. Warna merah dan biru bisa bermakna bahwa penguasa jangan bermain-main dengan hukum, rakyat bisa marah.

“Peringatan itu yang mungkin ingin disampaikan SBY melalui lukisannya itu kepada penguasa,” pungkasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya