Berita

Seorang anggota Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di Sudan/Net

Dunia

Sudan Terus Membara, RSF Dituding Bunuh Gubernur Darfur Barat

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 13:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Konflik antara tentara dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) terus meluas ke semua kelompok di negara itu. Kali ini peperangan itu telah menewaskan Gubernur negara bagian Darfur Barat, Khamis Abbakar, yang terbunuh pada Rabu (14/6).

Menurut keterangan dari dua sumber pemerintah Sudan, pasukan RSF merupakan kelompok yang bertanggung jawab atas kematian gubernur dalam pertempuran yang pecah antara mereka dengan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan suku.

"Gubernur Darfur Barat Sudan, Khamis Abbakar dibunuh oleh RSF di El Geneina," kata dua sumber itu.


Berdasarkan laporan yang dimuat France24, Kamis (15/6), beberapa jam sebelum kematiannya, Abbakar menuduh RSF dan milisi sekutunya melakukan genosida. Abbakar mengatakan, warga sipil dibantai secara acak dan dalam jumlah besar.

Abbakar juga dikabarkan sempat menyerukan intervensi internasional untuk menghentikan kekejaman RSF.

Belum ada rincian lengkap yang tersedia mengenai penyebab kematiannya, namun, wilayahnya terus digunakan menjadi medan pertempuran antara pihak-pihak yang bertikai di Sudan.

Aktivis mengatakan sejauh ini ada 1.100 orang yang tercatat meninggal dunia sejak konflik itu meletus pada 15 April sampai saat ini di kota paling barat El Geneina.

Pihak RSF masih belum memberikan komentarnya terkait kematian gubernur yang diduga dilakukan oleh kelompoknya yang mengepung El Geneina pada pekan ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya