Berita

Pemimpin Dawlah Islamiyah yang berafiliasi dengan ISIS Asia Tenggara, Abu Zacharia yang dibunuh pasukan Filipina/Net

Dunia

Pasukan Filipina Lenyapkan Pemimpin Teror Dawlah Islamiyah Abu Zacharia

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 12:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Operasi yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Filipina di Mindanao Barat dilaporkan telah membunuh Pemimpin Dawlah Islamiyah yang berafiliasi dengan ISIS Asia Tenggara.

Dia adalah Faharudin Hadji Benito Satar, juga dikenal sebagai Faharudin Pumbaya Pangalian atau Abu Zacharia.

Menurut Kepala Komando Mindanao Barat, Letnan Jenderal Roy Galido, Abu Zacharia tewas setelah digerebek di tempat persembunyiannya di Barangay Bangon, Kota Marawi.


“Abu Zacharia, Amir Daulah Islamiyah-Filipina dan Amir Keseluruhan Negara Islam-Asia Timur meninggal dunia dalam operasi," ungkap Galido, seperti dimuat Arab News pada Rabu (14/6).

Letjen Galido optimis kematian Abu Zacharia menjadi lompatan besar untuk keberhasilan Filipina dalam memberantas penyebaran ISIS.

"Kami yakin bahwa kematian Abu Zacharia akan menjadi kejatuhan dari kelompok yang terinspirasi ISIS di wilayah operasi kami," ujarnya.

Selain pemimpin Dawlah Islamiyah, pasukan Filipina juga berhasil melumpuhkan anggota berpangkat tinggi lainnya dari kelompok teroris tersebut.

“Kali ini yang menjadi sasarannya adalah petugas keuangan dan logistik mereka, Kasubbag Daulah Islamiyah Joharie Sandap alias Mursid,” ungkap jurubicara Komando Mindanao Barat, Mayor Andrew Linao.

Dawlah Islamiyah atau dikenal sebagai kelompok Maute, merupakan salah satu organisasi yang bersama dengan afiliasi Daesh atau ISIS lainnya, seperti Kelompok Abu Sayyaf yang menguasai kota Marawi pada tahun 2017.

Sejak 2018, militer Filipina meningkatkan tindakan keras terhadap semua afiliasi ISIS di negara tersebut.

Pada 2019, mereka membunuh pemimpin Dawlah Islamiyah Owayda Benito Marohombsar, atau Abu Dar, di Tuburan dekat Marawi. Pemimpin Dawlah Islamiyah lainnya, Salahuddin Hassan, tewas di Talayan, provinsi Maguindanao, pada Oktober 2021.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya