Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

19 Bacaleg Aceh Dipastikan Gugur Karena Tak Mampu Baca Al Quran

KAMIS, 15 JUNI 2023 | 03:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebanyak 19 bakal calon legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dinyatakan tidak mampu baca Al Quran. Mereka pun dipastikan gugur untuk menjadi peserta Pemilu 2024.

"Ada 19 orang bacaleg yang tidak mampu baca Alquran. Sementara sebanyak 1.175 bacaleg dinyatakan mampu," kata Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Samsul Bahri kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (14/6).

Samsul menjelaskan, bahwa bacaleg DPR Aceh yang hadir secara fisik dan mengikuti uji mampu baca Al Quran sebanyak 1.194 orang. Sedangkan, 50 orang diantaranya lewat virtual.


Kemudian, terdapat 582 bacaleg yang tidak hadir mengikuti uji mampu baca Al Quran. Termasuk, ada lima orang bacaleg dari non muslim yang tidak diuji mampu baca Alquran.

Terhadap yang tidak hadir dan statusnya belum memenuhi syarat, Samsul meminta partai politik dapat mengajukan bakal calon pengganti di masa perbaikan. Kemudian mereka wajib mengikuti uji mampu baca Al Quran pada masa perbaikan, dimulai 10-15 Juli 2023.

Bakal calon yang diajukan kembali oleh partai, kata dia, namun tidak hadir pada masa perbaikan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Calon tersebut tidak dapat dimasukkan kedalam daftar calon sementara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya