Berita

Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko/Net

Global

Belarusia Mulai Terima Pengiriman Senjata Nuklir Taktis dari Rusia

RABU, 14 JUNI 2023 | 17:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Belarusia mulai menerima pengiriman senjata nuklir taktis dari Rusia. Hal tersebut diumumkan oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko dalam wawancaranya dengan saluran televisi Rusia Rossiya-1 yang diunggah oleh kantor berita Belarusia, Belta.

Menurut Lukashenko, beberapa di antara senjata nuklir itu memiliki kekuatan tiga kali lipat daripada bom atom yang dijatuhkan AS di Hiroshima dan Nagasaki pada 1945 lalu.

"Kami memiliki rudal dan bom yang kami terima dari Rusia. Bom itu tiga kali lebih kuat daripada yang (dijatuhkan) di Hiroshima dan Nagasaki," kata Lukashenko.


Seperti dimuat Reuters pada Rabu (14/7), Lukashenko, sekutu dekat Putin, mengatakan bahwa Belarusia sebelumnya telah memiliki banyak fasilitas penyimpanan nuklir yang tersisa dari era Soviet dan telah memulihkan beberapa di antaranya, sehingga negaranya disebut menjadi tempat yang tepat untuk menampung senjata nuklir taktis itu.

Selain itu ia juga menyebut pengerahan senjata nuklir itu akan bertindak sebagai upaya pencegahan terhadap agresor potensial, karena negaranya kerap ditargetkan oleh Barat.

Tindakan Belarusia menerima senjata nuklir taktis dari Rusia ini telah menjadi perhatian global dan meningkatkan kritikan yang meluas di wilayah tersebut, dengan beberapa negara khususnya AS dan China dengan cermat terus memerhatikan kondisi tersebut, untuk menghindari penggunaan senjata nuklir dalam konflik Ukraina.

Langkah pertama Moskow dalam menyebarkan senjata nuklirnya itu terus dipantau dengan ketat oleh komunitas internasional, mengingat dampak yang mengerikan dari senjata nuklir tersebut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya